| dc.description.abstract | Undang-Undang No. 22/1999 dan UU No. 25/1999 tentang otonomi daerah, telah mengamanatkan pelimpahan wewenang pemerintah pusat kepada pemerintah daerah dalam pengelolaan sumberdaya alam di wilayahnya. Salah satu tantangan dan konsekuensi dari lahirnya UU No.22 Tahun 1999 tersebut, Pemerintah Daerah dituntut untuk mencari sumber-sumber pertumbuhan ekonomi baru dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah, untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan. Salah satu sektor yang diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah adalah sektor kelautan dan perikanan. Akan tetapi sektor ini hanya dapat memberikan kontribusi apabila dikelola secara profesional. Oleh karena itu harus dicari cara bagaimana menggunakan sumberdaya internal secara lebih baik dan efisien. Propinsi Bengkulu, yang terletak di pantai barat Pulau Sumatera, membentang dari Utara ke Selatan dengan garis pantai sepanjang 525 Km, memiliki potensi pengembangan komoditas perikanan yang sangat besar, baik perikanan laut maupun perikanan darat. Potensi yang meliputi perairan laut sepanjang garis pantai tersebut, dengan jangkauan daerah operasi penangkapan konvensional 12 mil laut dari pantai, memiliki produksi lestari pertahun sebesar 46.145 ton/tahun, sedangkan untuk jangkauan daerah operasi berdasarkan ZEE (12-200 mil) adalah sebesar 80.072 ton/tahun, sehingga secara keseluruhan potensi lestari total dari perairan Bengkulu sebesar 126.217 ton/tahun. Potensi perikanan laut ini, sampai dengan tahun 2000 baru dapat dieksploitasi sebesar 24.186 ton (16,18%). Dalam rangka pemanfaatan potensi yang dimiliki, kebijakan pembangunan kelautan dan perikanan Propinsi Bengkulu, diarahkan pada peningkatan kontribusi kelautan dan perikanan yang maju, efisien dan tangguh. Peningkatan tersebut, diharapkan mampu menjamin tersedianya bahan pangan protein hewani dan bahan baku industri dalam negeri, meningkatkan ekspor dan penerimaan daerah, mendorong perluasan lapangan kerja dan kesempatan berusaha, serta menunjang pembangunan Propinsi Bengkulu.. Bertitik tolak dari kebijakan tersebut, maka tujuan pembangunan Kelautan dan Perikanan Propinsi Bengkulu adalah meningkatkan produksi perikanan, baik kualitas maupun kuantitas untuk memenuhi kebutuhan pangan dan gizi dan kebutuhan bahan baku industri serta meningkatkan produktivitas usaha di bidang perikanan, memperluas lapangan kerja dan kesempatan berusaha serta menunjang percepatan pembangunan Propinsi Bengkulu. Dengan mempertimbangkan potensi dan peluang yang ada, maka salah satu alternatif dalam pembangunan daerah adalah melakukan strategi pengembangan kelautan dan perikanan di Propinsi Bengkulu, dimana sektor ini diharapkan menjadi sektor unggulan yang kompetitif dalam menggerakkan roda perekonomian daerah, baik regional maupun nasional, yang pada gilirannya dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD)...dst. | |