Show simple item record

dc.contributor.advisorGumbira-Said, E
dc.contributor.advisorDaryanto, Arief
dc.contributor.authorSyahrial
dc.date.accessioned2024-08-06T06:44:38Z
dc.date.available2024-08-06T06:44:38Z
dc.date.issued2002
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/156014
dc.description.abstractSektor pertanian dalam persepsi agroindustri merupakan sektor yang potensial untuk dikembangkan. Pengembangan sektor pertanian merupakan upaya untuk mengubah keunggulan komparatif menjadi keunggulan kompetitif agar mampu bersaing di pasar global. Konsep agribisnis memberikan pengertian bahwa begitu cakupan agribisnis sebagai suatu sistem cukup luas, sehingga kontribusi agribisnis terhadap perekonomian sangat besar, baik dari sumbangannya terhadap penyediaan pangan, penyerapan tenaga kerja maupun terhadap peningkatan pendapatan masyarakat dan penghasil devisa negara. Upaya yang dapat dilakukan guna pemberdayaan ekonomi kerakyatan antara lain adalah dengan melalui pengembangan kegiatan usaha nyata yang berbasis agribisnis, yaitu pada sub sektor peternakan. Dalam meningkatkan peran sub sektor peternakan terhadap pendapatan dan kesejahteraan masyarakat, maka perlu diambil langkah-langkah kongkrit ke arah perbaikan pola pembinaan dan pengembangan usaha. Bentuk pembinaan dan pengembangan usaha yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat adalah dengan kemitraan usaha. Kemitraan usaha peternakan di Propinsi Riau telah dikembangkan oleh PT. Nusantara Unggas Jaya sejak tahun 1998. Dalam melaksanakan usaha kemitraan tersebut, tidak terlepas dari permasalahan- permasalahan yang mungkin timbul diantara pihak-pihak yang bermitra. Sampai saat ini belum diperoleh informasi yang relatif teruji dengan benar manfaat dan pengaruhnya terhadap tingkat pendapatan dan kesejahteraan peternak yang mengikuti kemitraan. Berdasarkan kondisi tersebut, maka penelitian ini difokuskan pada rumusan masalah meliputi (1) Faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi produksi peternak mitra, (2) Bagaimana tingkat produksi, produktifitas dan tingkat pendapatan petemak mitra dengan peternak non mitra, (3) Faktor- faktor apakah yang secara kritis mempengaruhi perkembangan pola kemitraan PT. Nusantara Unggas Jaya, baik secara internal maupun eksternal, (4) Alternatif strategi apa yang harus dikembangkan oleh perusahaan, agar lebih optimal dan menguntungkan kedua belah pihak yang bermitra. Tujuan dari penelitian yang ingin dicapai adalah (1) mengidentifikasi faktor-faktor produksi apa saja yang berpengaruh terhadap output yang dihasilkan oleh peternak mitra dan peternak non mitra, (2) untuk membandingkan pengaruh pelaksanaan kemitraan antara pihak yang bermitra terhadap penggunaan input dengan output yang dihasilkan terhadap tingkat pendapatan peternak, (3) mengidentifikasi faktor-faktor lingkungan eksternal dan internal yang secara kritis mempengaruhi..dst.
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcManajemen Strategiid
dc.titleStrategi Peningkatan Pola Kemitraan Ayam Ras Pedaging Pt. Nusantara Unggas Jaya Di Propinsi Riauid
dc.subject.keywordAnalisis Usahaid
dc.subject.keywordPt. Nusantara Unggas Jayaid
dc.subject.keywordFaktor-Faktor Produksiid
dc.subject.keywordAyam Ras Pedagingid
dc.subject.keywordMs Strategi Kemitraanid
dc.subject.keywordMatriks Ifeid
dc.subject.keywordEfe Matriks Ieid
dc.subject.keywordQspmid
dc.subject.keywordAnalisis Usaha
dc.subject.keywordPT. Nusantara Unggas Jaya
dc.subject.keywordFaktor- faktor Produksi
dc.subject.keywordAyam Ras Pedaging
dc.subject.keywordManajemen Strategi
dc.subject.keywordStrategi Kemitraan
dc.subject.keywordMatriks IFE
dc.subject.keywordEFE
dc.subject.keywordMatriks IE
dc.subject.keywordSerta QSPM.


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record