Show simple item record

dc.contributor.advisorSeminar, Kudang Boro
dc.contributor.advisorSuroso, Arif Imam
dc.contributor.authorEkoputro, Indra Studyananto
dc.date.accessioned2024-08-06T06:43:31Z
dc.date.available2024-08-06T06:43:31Z
dc.date.issued2001
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/155941
dc.description.abstractSejak tahun 1999, manajemen Lembaga Bahasa-LIA (LB-LIA) mencanangkan visi dan misi untuk ikut serta dalam program pemerintah yaitu mencerdaskan bangsa lewat program-program pelatihan atau kursus yang ada. Pada tahun 2005 diharapkan target jumlah siswa sebesar 200.000 siswa per tiga bulan atau 800.000 siswa setahun terpenuhi lewat cabang dan afiliasi. LB-LIA memberikan prioritas tinggi bagi pengembangan Sistem lnformasi Siswa Terpadu yang digunakan untuk mengelola kegiatan-kegiatan pelayanan administrasi dan pengajaran kursus bahasa. Sekarang sistem informasi berbasis komputer sudah menjadi kebutuhan panting bagi industri jasa. Dengan makin besarnya organisasi (hirarki organisasi) karena bertambahnya jumlah cabang atau afiliasi, jumlah siswa dan produk jasanya (program kursus), serta periode waktu kursus yang makin pendek, kebutuhan akan informasi yang cepat, akurat dan terkini menjadi masalah yang cukup besar. Penelitian difokuskan pada sistem informasi siswa di cabang atau afiliasi LB-LIA yang sudah menggunakan sistem komputerisasi (1 O cabang : Pengadegan, Pramuka, Slipi, Kota, Kelapa Gading, Bekasi, Pasar Minggu, Bogar, Bandung, Yogya; dan 4 afiliasi : Ciputat, Univ. Mercu Buana, Batu Tulis, Semarang Candi). Tujuan penelitian ini adalah: 1) Melakukan penyelidikan sistem terhadap sistem informasi yang sedang digunakan; 2) Melakukan analisis kebutuhan sistem yang diperlukan pihak manajemen, operasional dan kosumen; 3) Membuat rancang bangun konseptual dan prototipe sistem informasi siswa sesuai dengan analisis kebutuhan sistem. Konsep pengembangan Sistem lnformasi Siswa Terpadu menggunakan pendekatan Rapid Aplication Development (RAD). RAD merupakan gabungan metodologi System Development Life Cycle (SDLC) dan prototyping. Konsep ini dapat memberikan. has ii cepat tan pa mengorbankan sisi kualitasnya. Unsur-unsur penting RAD yaitu : 1) Manajemen, 2) Manusia, 3) Metodologi dan 4) Peralatan. Rancang bangun Sistem lnformasi Siswa Terpadu dilakukan melalui tahapan­tahapan yang dikerjakan dengan cepat. Tahapan-tahapan tersebut meliputi : 1) Penyelidikan sistem, 2) Analisis sistem, 3) Rancang bangun sistem, 4) lmplementasi sistem, dan 5) Pemeliharaan sistem. Sedang prototyping digunakan untuk membuat maket mini dari sistem yang akan dibuat. ...dst.
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcManajemen Sistem Informasiid
dc.titleDesain Konseptual dan Prototipe Sistem Informasi Siswa Terpadu Di Lembaga Bahasa Liaid
dc.subject.keywordsistem informasi
dc.subject.keywordstrategi
dc.subject.keywordmanajemen
dc.subject.keywordbasis data
dc.subject.keyworddata flow diagram
dc.subject.keywordentity relationships diagram
dc.subject.keywordmatrik sistem informasi
dc.subject.keywordprototipe
dc.subject.keywordrancang bangun
dc.subject.keywordweb
dc.subject.keywordolap
dc.subject.keywordclient
dc.subject.keywordserver
dc.subject.keywordbrowser
dc.subject.keywordantarmuka
dc.subject.keywordsystem development life cycle
dc.subject.keywordSDLC
dc.subject.keywordrapid application development
dc.subject.keywordrad
dc.subject.keywordtimesharing
dc.subject.keywordinternet
dc.subject.keywordlembaga bahasa LIA
dc.subject.keywordpendidikan non formal
dc.subject.keywordkursus


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record