| dc.contributor.advisor | Sanim, Bunasor | |
| dc.contributor.advisor | Ono, Hendarin | |
| dc.contributor.advisor | Purwito, Agus | |
| dc.contributor.advisor | Santosa, Dwi Andreas | |
| dc.contributor.author | Sumaryono | |
| dc.date.accessioned | 2024-08-06T06:43:25Z | |
| dc.date.available | 2024-08-06T06:43:25Z | |
| dc.date.issued | 2001 | |
| dc.identifier.uri | http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/155936 | |
| dc.description.abstract | Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan komposisi media
regenerasi yang paling baik untuk regenerasi kalus tebu nontransforman dan
transforman. Tujuan yang lain adalah mengintroduksi gen fitase ke dalam genom
tanaman tebu melalui Agrobacterium tumefaciens GV2260. Hasil yang diperoleh
dari penelitian ini adalah komposisi media regenerasi yang terbaik untuk
menginduksi tunas pada kultivar PA 183 adalah media MS yang ditambah dengan
BAP 0.75 mg/L dan kinetin 0.20 mg/L. Media untuk induksi perakaran pada
kultivar PA 183 diperoleh pada media MS yang ditambah IBA 0.50 mg/L dan
IAA 0.50 mg/L. Komposisi media terbaik untuk menginduksi tunas pada kultivar
CB 6979 adalah media MS ditambah dengan BAP 0.50 mg/L dan kinetin 0.40
mg/L. Formasi tunas pada kultivar CB 6979 diinduksi oleh media MS yang
ditambah dengan IBA 0.25 mg/L dan IAA 0.50 mg/L. Kalus transforman kultivar
PA 183 sebanyak dan 135 kalus transforman kultivar CB 6979 dapat tumbuh pada
media seleksi kanamisin. Planlet transforman kultivar PA 183 yang bisa tumbuh
pada media regenerasi berjumlah 90 dan kultivar CB 6979 berjumlah 129
sedangkan yang dapat tumbuh setelah diaklimatisasi berjumlah 20 planlet kultivar
PA 183 dan 25 planlet kultivar CB 6979. PCR yang dilakukan pada planlet tebu
transforman menunjukkan bahwa gen fitase berhasil ditransformasi dan hasil uji
aktivitas enzim fitase pada planlet transforman, kultivar PA 183 adalah 0.116
U/ml dan CB 6979 0.123 U/ml. | |
| dc.publisher | IPB University | id |
| dc.subject.ddc | Manajemen Sumber Daya Manusia | id |
| dc.title | Analisis Strategi Penanganan Pmks (Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial) Melalui Pemberdayaan Masyarakat : Studi Kasus Pada Dinas Sosial Dki Jakarta | id |
| dc.subject.keyword | Masalah sosial merupakan suatu fenomena sosial yang mempunyai berbagai dimensi. Begitu banyak dimensi yang terkandung didalamnya, menyebabkan kegiatan untuk merencanakan, guna mencari upaya pemecahannya menjadi sangat rumit. Permasalahan sosial ini, melanda hampir seluruh wilayah, terutama di kota-kota besar didunia, termasuk OKI Jakarta. Perubahan-perubahan yang terjadi begitu cepat ternyata memacu semakin bertambahnya permasalahan sosial dengan aneka ragam polanya.
Sementara itu perubahan dan kemajuan teknologi yang semakin pesat tadi, tidak jarang mengantarkan suatu kelompok tertentu yang tidak memiliki kesiapan untuk menerima dan menyesuaikan dengan nilai-nilai baru menjadi tertinggal dalam laju perjalanan zaman secara tidak disadari kelompok tersebut menjadi kelompok yang tertinggal dan terpinggirkan oleh keadaan serta dianggap melanggar Perda No. 11 tahun 1988, karena telah mengganggu ketentraman, ketertiban dan kenyamanan hidup dengan perilakunya yang dianggap menyimpang dari norma-norma sosial. Oleh Pemda OKI Jakarta (dalam hal ini Dinas Sosial OKI Jakarta), kelompok / segmen masyarakat tersebut biasa disebut dengan PMKS (Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial).
Berkaitan dengan perkembangan dan dinamika permasalahan sosial yang terjadi saat ini, maka mengharuskan Dinas Sosial Pemda OKI Jakarta, segera menyikapinya dengan langkah-langkah strategis dan kebijaksanaan yang bertumpu kepada paradigma "Community Based Development" (Pembangunan berbasis pada masyarakat), yang artinya adalah memberdayakan masyarakat agar dapat mandiri menyelesaikan masalah-masalah sosial yang timbul dilingkungannya. Kelompok /segmen masyarakat yang menjadi pilihan untuk bersama-sama mengembangkan program UKS (Usaha Kesejahteraan Sosial) untuk kepentingan penanganan PMKS adalah Orsos /LSM, terutama yang bergerak sejalan dengan program pemberdayaan dari pemerintah .. Khusus dalam penelitian ini, maka Orsos yang dimaksud adalah Pokja Kesuma (Kelompok Kerja Kesejahteraan Sosial Usaha Masyarakat).
Berkenaan dengan kondisi tersebut, maka "Analisis strategi penanganan PMKS melalui pemberdayaan masyarakat" (Studi kasus pada Dinas Sosial DKI Jakarta), disusun dengan harapan dapat menjadi wacana baru dari bagian integral pada Dinas Sosial OKI Jakarta dalam merumuskan kebijaksanaannya, memberdayakan masyarakat untuk kepentingan penanganan PMKS. ..dst. | |
| dc.subject.keyword | Analisis Strategi | |
| dc.subject.keyword | Oinas Sosial Propinsi OKI Jakarta | |
| dc.subject.keyword | Penanganan PMKS | |
| dc.subject.keyword | Pemberdayaan Masyarakat | |
| dc.subject.keyword | Uji Tanda | |
| dc.subject.keyword | Faktor Internal dan Eksternal | |
| dc.subject.keyword | SWOT | |
| dc.subject.keyword | AHP | |
| dc.subject.keyword | Susunan Hirarki, Prioritas | |
| dc.subject.keyword | Sektor Ketiga | |
| dc.subject.keyword | SSK | |
| dc.subject.keyword | Pokja Kesuma | |