| dc.description.abstract | Jambu Mete (Anacardium Occidentale. L) merupakan salah satu komoditi perkebunan yang memiliki nilai ekonomis yang tinggi dan cukup potensial untuk dikembangkan serta mempunyai peluang pasar yang cukup baik untuk tujuan ekspor dan konsumsi dalam negeri. Pengolahan jambu mete dapat menghasilkan berbagai produk sampingan (by-product) berbentuk CNSL (Cashew Nut Shell Liquid) dan bentuk-bentuk hasil olahan lainnya yang dapat digunakan sebagai bahan baku untuk industri makanan dan kosmetik. Perkembangan luas areal tanaman dan produksi jambu mete mampu meningkatkan nilai ekspor, yaitu dari US $ 21,308 juta pada tahun 1995 menjadi US $ 34,998 juta pada tahun 1998. Indonesia termasuk peringkat ketiga pengekspor mete setelah India dan Brazilia. Namun kenyataan tersebut selain merupakan hal yang menggembirakan juga sekaligus memprihatinkan, karena besarnya jumlah ekspor justru pada produksi gelondongan mete yaitu 94,44% dari total ekspor mete, sedangkan yang diekspor berupa kacang mete hanya 5,56% yang sebenarnya mampu memberikan nilai tambah cukup tinggi. Sehubungan dengan itu, dalam rangka meningkatkan dan membenahi industri pengolahan mete di Indonesia, perlu dirumuskan strategi perencanaan pengembangan teknologi pengolahan yang dapat meningkatkan mutu dan nilai tambah olahan produk mete. PT. Jawa Muna Agro, Semarang merupakan perusahaan yang bergerak di bidang industri pengolahan mete, dengan produk yang dihasilkan adalah kacang mete yang siap untuk diekspor. Memasuki era pasar bebas, perusahaan menghadapi persaingan yang semakin ketat, khususnya menghadapi negara-negara penghasil mete yang cukup dominan. Untuk itu, maka perusahaan perlu mengetahui tingkat kecanggihan teknologi yang dimiliki dan melakukan pemanfaatan teknologi pengolahan yang ada secara optimal. Hal ini dapat dilakukan dengan mengelola komponen teknologi yang terdiri dari perangkat teknologi (technoware), perangkat manusia (humanware), perangkat informasi (infoware), dan perangkat organisasi (orgaware). Dengan memperhatikan unsur-unsur tersebut, diharapkan perusahaan dapat menentukan pengembangan teknologi yang sesuai dengan kemampuan perusahaan dan dapat menghasilkan produk sesuai dengan kualitas dan kuantitas yang dibutuhkan perusahaan serta tuntutan pasar. dst.... | |