| dc.contributor.advisor | Sumarwan, Ujang | |
| dc.contributor.advisor | Maulana, Agus | |
| dc.contributor.author | Handayani | |
| dc.date.accessioned | 2024-08-06T06:41:48Z | |
| dc.date.available | 2024-08-06T06:41:48Z | |
| dc.date.issued | 2001 | |
| dc.identifier.uri | http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/155847 | |
| dc.description.abstract | Mengingat pentingnya beras bagi masyarakat maka ketersediaan, banyaknya yang dibutuhkan, waktu diperlukan dan tempat yang tepat, merupakan hal yang penting. Dan hal tersebut merupakan bagian dari manajemen saluran distribusi. Secara garis besar pendistribusian dapat diartikan sebagai kegiatan pemasaran yang berusaha memperlancar dan mempermudah penyampalan barang dan jasa dari produsen kepada konsumen. Distribusi dan pemasaran beras dalam negeri selama ini berjalan sesuai mekanisme pasar. Hanya impor beras yang sepenuhnya masih dilaksanakan pemerintah. Di pasar dalam negeri, kebijakan yang ditempuh dalam rangka pengendalian harga beras adalah melaksanakan pengadaan dalam negeri untuk menjaga harga di tingkat konsumen. Besarnya stock yang dikelola pemerintah untuk keperluan tersebut hanya sekitar 5-10% dari kebutuhan total. Dengan demikian 90-95 % kebutuhan beras di pasar dipenuhi langsung dari masyarakat / swasta. Distribusi adalah kegiatan penyaluran suatu produk dari produsen ke konsumen akhir. Ada yang disebut distribusi langsung dan distribusi tidak langsung. Distribusi langsung adalah distribusi produk dari produsen langsung ke konsumen akhir tanpa melalui perantara pemasaran. Dan distribusi tidak langsung adalah pendistribusian produk dari produsen ke konsumen akhir dengan menggunakan jasa perantara pemasaran. Yang dimaksud perantara adalah orang atau perusahaan yang menghubungkan pemasaran suatu produk dari produsen ke konsumen akhir. Secara umum perantara terbagi atas Merchant middleman (perantara yang memiliki barang denganmembeli dari produsen untuk kemudian dijual kembali.dan agent middleman (perantara yang hanya mencarikan pembeli, menegosiasikan dan melakukan transaksi atas nama produsen). Dua bentuk utama dari merchant middleman adalah wholesaler ( distributor) dan retailer (pengecer). Sedangkan contoh agent middleman adalah broker. dst.... | |
| dc.publisher | IPB University | id |
| dc.subject.ddc | Manajemen Pemasaran | id |
| dc.title | Analisis Saluran Distribusi Beras Pada Cv. Rezeki Bersaudara, Sukabumi | id |
| dc.subject.keyword | Beras | |
| dc.subject.keyword | Beras | |
| dc.subject.keyword | CV Rezeqi Bersaudara | |
| dc.subject.keyword | Sukabumi | |
| dc.subject.keyword | Analisis Saluran Distribusi | |
| dc.subject.keyword | Manajemen Pemasaran | |
| dc.subject.keyword | Analisa Kemampuan Menjual | |
| dc.subject.keyword | Analisa Pemenuhan Target | |
| dc.subject.keyword | Analisa Penundaan Pembayaran (Delay Payment) | |
| dc.subject.keyword | Analisa Marjin Pemasaran | |
| dc.subject.keyword | Analisa Data Envelopment Analysis (DEA) | |
| dc.subject.keyword | Analisa Margin Distribution (MD) | |
| dc.subject.keyword | Metode Studi Kasus | |