Show simple item record

dc.contributor.advisorDjohar, Setiadi
dc.contributor.advisorHarianto
dc.contributor.authorTuhfat, Diah
dc.date.accessioned2024-08-06T06:41:47Z
dc.date.available2024-08-06T06:41:47Z
dc.date.issued2001
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/155845
dc.description.abstractIndonesia sejak 19 Agustus 1999 telah resmi mempunyai lembaga pengelola risiko fluktuasi harga yaitu PT. Bursa Berjangka Jakarta (PT. BBJ). PT. BBJ mulai beroperasi (soft opening) 15 Desember 2000 dan direncanakan untuk grand opening bulan April atau Mel 2001. PT. BBJ saat ini memperdagangkan dua kontrak komoditi yaitu kopi dan olein, yang akan berkembang menjadi multi komoditi dengan memasukkan komoditi kakao, karet, lada, dan kayu lapis, komoditi derivatif finansial, dan pertambangan. PT. BBJ sebagai fasilitator pengelolaan risiko instabilitas harga pertama di Indonesia memerlukan suatu strategi pengembangan yang tepat yang disusun dengan memperhatikan faktor-faktor kritis internal dan eksternal. Perumusan strategi memasukkan unsur peramalan keadaan industri untuk 5 (lima) tahun ke depan berdasarkan perkiraan perubahan kondisi eksternal dan intemal yang akan dihadapi Indonesia untuk jangka waktu tersebut akan cukup signifikan. Permasalahan penelitian adalah: (1) bagaimanakah rumusan visi dan misi PT. BBJ yang tepat dalam rangka menjadi pelaku pengelola perdagangan berjangka berskala regional dan internasional ?, (2) faktor-faktor apakah yang secara kritis mempengaruhi perkembangan industri perdagangan berjangka di Indonesia?, dan (3) arsitektur strategik dan strategic action plan apakah yang sebaiknya ditempuh PT. BBJ dalam rangka menjadi pelaku pengelola perdagangan berskala regional dan/atau internasional sehubungan dengan prediksi terhadap industri untuk masa 5 (lima) tahun ke depan? Tujuan penelitian ini adalah (1) merumuskan visi dan misi PT. BBJ dalam rangka menjadi pelaku pengelola perdagangan berjangka berskala regional dan/atau internasional, (2) mengidentifikasi faktor-faktor kritis yang mempengaruhi perkembangan Industri perdagangan berjangka di Indonesia, dan (3) menyusun/merumuskan arsitektur strategi dan strategic action plan yang sebaiknya ditempuh PT. BBJ dalam rangka menjadi pelaku pengelola perdagangan berjangka berskala regional dan/atau internasional sehubungan dengan prediksi yang dilakukan terhadap industri ini untuk masa 5 (lima) tahun ke depan. Ruang lingkup penelitian adalah merumuskan arsitektur strategik dan strategic action plan dari PT. BBJ sehubungan dengan prediksi terhadap industri untuk masa 5 (lima) tahun ke depan. dst....
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcManajemen Strategiid
dc.titleArsitektur Sytrategik Fasilitator Perdaganganberjaka Komoditi Di Indonesia : Studi Kasus Pada Pt. Bursa Berjangka Jakartaid
dc.subject.keywordArsitektur Strategik
dc.subject.keywordManajemen Strategi
dc.subject.keywordPerdagangan Berjangka Komoditi
dc.subject.keywordIndustry Foresight
dc.subject.keywordPT. Bursa Berjangka Jakarta
dc.subject.keywordAnalisis Delphi
dc.subject.keywordAnalisis CPM
dc.subject.keywordAnalisis PEST
dc.subject.keywordAnalisis Five Forces of Porter
dc.subject.keywordAnalisis GAP


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record