Show simple item record

dc.contributor.advisorSyafitri, Utami Dyah
dc.contributor.advisorSuhendi
dc.contributor.authorSimbolon, Andreas Nicholas Gandaputra
dc.date.accessioned2024-08-02T16:42:41Z
dc.date.available2024-08-02T16:42:41Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/155497
dc.description.abstractLambatnya pertumbuhan pendidikan khususnya dijenjang sekolah menengah atas (SMA) di Indonesia yang terjadi di beberapa tahun belakangan ini dapat menjadikan peluang bagi Yayasan Seri Amal untuk dapat menyusun strategi tertentu di tengah persaingan antar sekolah semakin ketat. Selain itu, pandemi Covid-19 menjadi salah satu rintangan bagi pelaksanaan kegiatan belajar mengajar pada sekolah-sekolah yang dinaungi oleh yayasan seri amal sehingga sekolah tersebut dituntut untuk membuat strategi dalam melakukan melakukan kegiatan belajar mengajar secara daring yang efektif. Tujuan penelitian dalam penelitian ini yaitu untuk: (1) Menganalisis faktor lingkungan internal dan eksternal yang berpengaruh pada SMA Cahaya Medan dan SMA St. Petrus Sidikalang. (2) Merumuskan alternatif strategi pengembangan yang dapat dipakai oleh SMA Cahaya Medan dan SMA St. Petrus Sidikalang. (3) Menentukan dan merekomendasikan strategi bisnis yang tepat bagi Yayasan Seri Amal dalam menghadapi persaingan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis faktor lingkungan internal (IFE) dan eksternal (EFE) dan Analytical Hierarchy Process (AHP). Hasil penelitian ini yakni: (1) Faktor yang paling dominan berpengaruh terhadap SMA Cahaya Medan yang dilihat dari faktor internal yakni kurangnya SDM. Adapun pada faktor eksternal yang paling dominan yaitu regenerasi sekolah (alumni cenderung mendorong keluarganya untuk masuk ke sekolah yang sama) dan potensi pangsa pasar lebih besar ke luar kota (riau, batam). Sedangkan di SMA St. Petrus Sidikalang faktor internal yang paling berpengaruh yaitu akreditas A menggunakan LMS. Adapun pada faktor eksternal masih sedikitnya kompetitor SMA swasta di daerah sendiri. (2) Strategi yang dapat digunakan SMA Cahaya Medan meliputi strategi SO: (1) Memperluas dan meningkatkan kerjasama dengan orang tua murid, alumni, lembaga pemerintah, dan lembaga sekolah di bidang akademik dan non akademik. Strategi WO: (1) Pelatihan SDM dan peserta didik dengan bekerja sama dengan orang tua murid, alumni, lembaga pemerintah, dan lembaga sekolah di bidang akademik dan non akademik. Strategi ST: (1) Optimalisasi penggunaan teknologi dalam berkomunikasi dengan pihak eksternal khususnya orang tua dan pemerintah; (2) Penggabungan pembelajaran daring dengan pembelajaran luring. 1. Strategi WT: (1) Penyusunan laporan harian/mingguan/bulanan kepada orang tua terkait aktivitas peserta didik; (2) Pengembangan SDM agar sekolah dapat berkompetensi secara sehat dengan sekolah lainnya (1) Adapun SMA Cahaya St. Petrus Sidikalang dalam melakukan pengembangan sekolah yakni meliputi: Strategi SO yang meliputi: (1) Meningkatkan kerja sama dengan berbagai instansi khususnya bidang olahraga dan seni; (2) Membangun fasilitas pendukung seperti sarana agama, olahraga, seni, dan teknologi maupun ruang kelas untuk menunjang kegiatan intrakurikuler maupun ekstrakurikuler; (3) Penggabungan pembelajaran daring dengan pembelajaran luring. Adapun strategi WO meliputiL (1) Bekerja sama dengan berbagai instansi dalam pengembangan kurikulum maupun prestasi akademik dan non akademik, dan religi. Strategi ST meliputi: (1) Mengembangkan desain pembelajaran yang lebih unggul, menarik, jelas, dan terukur. Strategi WT meliputi: (1) Pengadaan beasiswa prestasi untuk peserta didik yang berprestasi dan berhasil masuk PTN (3) Strategi pengembangan prioritas SMA Cahaya Medan yakni pelatihan SDM dan peserta didik dengan bekerja sama dengan orang tua murid, alumni, lembaga pemerintah, dan lembaga sekolah di bidang akademik dan non akademik dan penggabungan pembelajaran daring dengan pembelajaran luring hal ini karena SMA Cahaya Medan memilki SDM yang rendah sehingga berdampak pada pembelajaran yang tidak maksimal. Kemudian pada SMA St. Petrus Sidikalang strategi pengembangan prioritasnya yakni bekerja sama dengan berbagai instansi dalam pengembangan kurikulum maupun prestasi akademik dan non akademik, dan religi serta penggabungan pembelajaran daring dengan pembelajaran luring. Strategi pengembangan yang dapat d|ilakukan Yayasan Seri Amal dalam menghadapi persaingan yang dapat dilakukan di berbagai sekolah di bawah naungan Yayasan Seri Amal yakni pelatihan SDM dan bekerja sama dengan berbagai instansi dalam pengembangan kurikulum maupun prestasi akademik dan non akademik.
dc.description.abstractThe slow growth of education, especially at the high school (SMA) level in Indonesia, which has occurred in recent years, has created an opportunity for the Seri Amal Foundation to be able to develop certain strategies amidst increasingly fierce competition between schools. Apart from that, the Covid-19 pandemic has become an obstacle to the implementation of teaching and learning activities in schools supported by the charity series foundation, so these schools are required to create strategies for carrying out effective online teaching and learning activities. The research objectives in this study are to: (1) Analyze internal and external environmental factors that affect SMA Cahaya Medan and SMA St. Petrus Sidikalang. (2) Formulate alternative development strategies that can be used by SMA Cahaya Medan and SMA St. Petrus Sidikalang. (3) Determine and recommend the right business strategy for Seri Amal Foundation in facing competition. The methods used in this study are analysis of internal (IFE) and external (EFE) environmental factors and Analytical Hierarchy Process (AHP). The results of this study are: (1) The most dominant factor affecting SMA Cahaya Medan as seen from internal factors, namely lack of human resources. The most dominant external factors are school regeneration (alumni tend to encourage their families to enter the same school) and the potential for greater market share outside the city (Riau, Batam). While at St. Petrus Sidikalang High School, the most influential internal factor is accreditation A using LMS. As for external factors, there are still few competitors of private high schools in their own regions. (2) Strategies that can be used by SMA Cahaya Medan include SO strategies: (1) Expanding and improving cooperation with parents, alumni, government institutions, and school institutions in the academic and non-academic fields. WO Strategy: (1) Training of human resources and students in collaboration with parents, alumni, government agencies, and school institutions in the academic and non-academic fields. ST Strategy: (1) Optimization of the use of technology in communicating with external parties, especially parents and the government; (2) Merging online learning with offline learning. WT Strategy: (1) Preparation of daily/weekly/monthly reports to parents related to student activities; (2) Development of human resources so that schools can be competent healthily with other schools (1) The Cahaya St. Petrus Sidikalang High School in carrying out school development includes: SO strategy which includes: (1) Increasing cooperation with various agencies, especially in the fields of sports and arts; (2) Build supporting facilities such as religious facilities, sports, art, and technology as well as classrooms to support intracurricular and extracurricular activities; (3) Merging online learning with offline learning. The WO strategy includes: (1) Collaborating with various agencies in curriculum development, as well as academic and non-academic achievements, and religion. ST strategies include: (1) Developing superior, engaging, clear, and measurable learning designs. WT's strategy includes: (1) Procurement of merit scholarships for students who excel and successfully enter PTN (3) The priority development strategy of SMA Cahaya Medan, namely training human resources and students by collaborating with parents, alumni, government institutions, and school institutions in the academic and non-academic fields and combining online learning with offline learning, this is because SMA Cahaya Medan has low human resources so that it has an impact on learning that not maximum. Then at St. Petrus Sidikalang High School, the priority development strategy is to collaborate with various agencies in curriculum development as well as academic and non-academic achievements, and religion as well as combining online learning with offline learning. Development strategies that the Ser|i Amal Foundation can carry out in facing competition can be carried out in various schools under the auspices of the Seri Amal Foundation, namely human resource training and collaborating with various agencies in developing curriculum as well as academic and non-academic achievements.
dc.description.sponsorship
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleStrategi Pengembangan Yayasan Seri Amal Pasca Pandemi Covid-19 Studi Kasus: SMA Cahaya Medan dan SMA St. Petrus Sidikalangid
dc.title.alternativePost-Covid-19 Pandemic Charity Series Foundation Development Strategy Case Study: Cahaya Medan High School and St. Mary's High School
dc.typeTesis
dc.subject.keywordPasca Covid-19id
dc.subject.keywordSumber Daya Manusiaid
dc.subject.keywordStrategi Pengembangan Sekolahid
dc.subject.keywordHuman Resourcesid
dc.subject.keywordPost Covid-19id
dc.subject.keywordSchool Development Strategyid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record