| dc.description.abstract | Daun sambung nyawa (Gynura procumbens (Lour.) Merr.) memiliki potensi sebagai bahan pakan alternatif karena mengandung protein kasar yang tinggi dan berbagai senyawa aktif yang bermanfaat. Total mixed ration dalam silase digunakan untuk menjadikan pakan lebih praktis dalam pemberiannya dan pemenuhan kebutuhan nutrien. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kualitas silase TMR yang menggunakan daun sambung nyawa terhadap komposisi nutrien, dan fraksi serat. Penelitian ini menggunakan 20 sampel silase TMR yang terdiri atas 4 perlakuan dan 5 ulangan dengan formulasi iso-protein dan iso-energi. P0 = kontrol (sambung nyawa 0%), P1 = sambung nyawa 10%, P2 = sambung nyawa 15%, P3 = sambung nyawa 20%. Peubah yang diukur meliputi bahan kering (BK), protein kasar (PK), lemak kasar (LK), serat kasar (SK), bahan ekstrak tanpa nitrogen (BETN), neutral detergent fiber (NDF), acid detergent fiber (ADF), hemiselulosa, neutral detergent insoluble crude protein (NDICP), acid detergent insoluble crude protein (ADICP) dan nilai fleigh. Data dianalisis menggunakan uji ragam dan yang berbeda nyata diuji lanjut menggunakan uji Duncan. Penggunaan daun sambung nyawa pada silase TMR berbeda nyata terhadap BK, PK, BETN, dan nilai fleigh. Silase TMR yang menggunakan daun sambung nyawa memiliki kualitas nutrien yang sangat baik berdasarkan nilai fleigh dan bahan ekstrak tanpa nitrogen. Penambahan daun sambung nyawa tidak merubah komposisi fraksi serat dan protein pada dinding sel silase TMR. | |