| dc.description.abstract | Bengkuang merupakan salah satu bahan pangan lokal yang banyak dibudidayakan sehingga memiliki potensi besar untuk dilakukan pemanfaatan terhadap sumber dayanya. Salah satu pemanfaatan bengkuang adalah dijadikan bahan tambahan dalam produk waffle. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan produk waffle agar memiliki nilai gizi lebih serta meningkatkan nilai jual dari bengkuang. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) 1 faktor dengan 3 perlakuan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa
terdapat perbedaan nyata pada uji hedonik atribut tekstur dan rasa, namun tidak memberikan perbedaan nyata pada atribut aroma dan warna. Formula waffle bengkuang dengan selai buah naga terpilih yaitu F2 dengan penambahan bengkuang sebanyak 21,4% memiliki kandungan energi 280 kkal, protein 7,4 g, lemak 11,8, serta karbohidrat 36,7. Penambahan bengkuang pada produk waffle memberikan pengaruh terhadap aktivitas antioksidan. Harga jual produk waffle bengkuang dengan selai buah naga per kemasan sebesar Rp 8.500 | |