Efektivitas Sekam Padi dan Serbuk Gergaji sebagai Media Transportasi Sistem Kering pada Kepiting Bakau (Scylla serrata) di Brebes, Jawa Tengah
Date
2024Author
Prasetia, Andrian Triguna
Nurrussalam, Wildan
Nirmala, Kukuh
Metadata
Show full item recordAbstract
Negara Indonesia memiliki luas mangrove 3,36 juta Ha. Jenis kepiting yang banyak hidup di mangrove tumbuh sampai dengan ukuran besar adalah kepiting bakau (Scylla serrata). Kepiting bakau masuk kedalam 10 komoditas yang tinggi permintaanya di dunia. Nilai produksi kepiting di Indonesia pada triwulan IV tahun 2022 sebesar 5.892 ton. Permasalahan yang sering terjadi dalam pengiriman kepiting hidup adalah tingginya angka kematian. Pemilihan media pengisi kemasan dalam transportasi kering penting untuk diperhatikan. Penelitian dilakukan dengan tujuan menganalisis pengaruh media pengisi yang berbeda terhadap kelangsungan hidup kepiting bakau (Scylla serrata) pada transportasi sistem kering. Transportasi dilakukan selama 12 jam, kemudian kepiting bakau diperlihara selama 14 hari. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan satu kontrol dan dua perlakuan yaitu penggunaan media pengisi serbuk gergaji (SG) dan sekam padi (SP). Masing-masing dengan tiga kali ulangan. Wadah transportasi yang digunakan adalah styrofoam berukuran 34 × 25 × 30 cm. Wadah pemeliharaan pasca transportasi yaitu kontainer kepiting berukuran 20×15×10 cm. Kepadatan jumlah kepiting pada setiap kemasan adalah 9 ekor/box styrofoam. Kepiting yang digunakan berukuran 103,9 ± 8,6 gram. Hasil penelitian menunjukkan kelangsungan hidup kepiting bakau pada kemasan dengan media pengisi serbuk gergaji dan sekam padi selama transportasi sebesar 100±0% sedangkan pada kontrol 88,89±1%. Media pengisi serbuk gergaji lebih efektif dibandingkan perlakuan kontrol dan sekam padi dilihat dengan parameter uji pendukung lainnya. Indonesia has a mangrove area of 3.36 million hectares. The type of crab that lives in mangroves and grows to large sizes is the mangrove crab (Scylla serrata). Mangrove crabs are among the 10 commodities with the highest demand in the world. The value of crab production in Indonesia in the fourth quarter of 2022 is 5,892 tons. The problem that often occurs in shipping live crabs is the high mortality rate. It is important to pay attention to the choice of packaging filling media in dry transportation. The research was carried out with the aim of analyzing the effect of different filling media on the survival of mud crabs (Scylla serrata) in dry transportation systems. Transportation was carried out for 12 hours, then the mangrove crabs were kept for 14 days. This study used a completely randomized design with one control and two treatments, namely the use of sawdust (SG) and rice husk (SP) filling media. Each with three repetitions. The transportation container used is styrofoam measuring 34×25×30 cm. The post-transportation maintenance container is a crab container measuring 20×15×10 cm. The density of crabs in each package is 9/styrofoam box. The crab used measured 103,9 ± 8,6 grams. The results showed that the survival of mud crabs in packaging filled with sawdust and rice husks during transportation was 100 ± 0%, while in the control it was 88,89 ± 1%. The sawdust filler media was more effective than the control treatment and rice husks seen from other supporting test parameters.
Collections
- UT - Aquaculture [2189]
