Show simple item record

dc.contributor.advisorFauzi, Ichsan Achmad
dc.contributor.advisorJusadi, Dedi
dc.contributor.authorHanif, Abdullah Aslam
dc.date.accessioned2024-05-31T07:25:49Z
dc.date.available2024-05-31T07:25:49Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/152616
dc.description.abstractSalah satu faktor penting yang dapat mempengaruhi pertumbuhan dan kelangsungan hidup lobster pasir (Panulirus homarus) yaitu pakan. Pakan buatan yang dapat meningkatkan kinerja pertumbuhan dan kelangsungan hidup lobster pasir masih belum tersedia. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh penambahan kandungan liso-fosfolipid dalam pakan terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup benih lobster pasir. Puelurus lobster pasir berbobot 0,42 ± 0,01 g yang berasal dari Krui, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung dipelihara dalam bak kontainer 70 x 46 x 35 cm dengan kepadatan 16 ekor/wadah. Terdapat empat perlakuan, yaitu penambahan liso-fosfolipid ke dalam pakan sebanyak 0; 0,5; dan 1 %/kg. Pakan juga ditambahkan astaxanthin untuk meningkatkan warna lobster sebesar 0,08%. Benih lobster dipelihara selama 60 hari, dan diberi pakan sebanyak 30% dari biomassa dengan frekuensi 4 kali/hari pada pukul 09.00, 12.00, 15.00, dan 21.00 WIB. Hasil penelitian menunjukkan penambahan kandungan liso-fosfolipid dalam pakan tidak berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup benih lobster pasir.id
dc.description.abstractOne important factor that can influence the growth and survival of sand lobsters (Panulirus homarus) is feed. Artificial feed that can improve the growth performance and survival of sand lobsters is still not available. This study aims to evaluate the effect of adding lyso-phospholipid content in feed on the growth and survival of sand lobster seeds. Puelurus sand lobster weighing 0,42 ± 0.01 g originating from Krui, Pesisir Barat Regency, Lampung was reared in a 70 x 46 x 35 cm container with a density of 16 fish/container. There were four treatments, namely adding lyso-phospholipids to the feed as much as 0; 0,5; and 1%/kg. Astaxanthin is also added to the feed to increase lobster color by 0,08%. Lobster seeds are maintained for 60 days, and fed with 30% of the biomass with a frequency of 4 times/day at 09.00, 12.00, 15.00 and 21.00 WIB. The results of the study showed that adding lyso-phospholipid content to the feed had no significant effect on the growth and survival of sand lobster seeds.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titlePeran Liso-Fosfolipid Dalam Pakan Buatan Terhadap Pertumbuhan Dan Kelangsungan Hidup Benih Lobster Pasir (Panulirus homarus)id
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordLiso-fosfolipidid
dc.subject.keywordPanulirus homarusid
dc.subject.keywordAstaxanthinid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record