| dc.description.abstract | Kholin klorida merupakan salah satu bentuk vitamin yang umum dipakai dalam campuran ransum karena sangat berperan dalam proses metabolisme terutama metabolisme lemak. Kholin dikenal sebagai faktor lipotropik karena dapat menunjukkan daya kerjanya yang dapat menurunkan laju penimbunan lemak abnormal dalam hati, sehingga dapat meningkatkan pembuangan ketebihan lemak.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berbagai taraf suplementasi kholin klorida dalam ransum terhadap bobot badan akhir, persentase organ dalam, usus halus, lemak abdominal dan lemak hati ayam broiler. Penelitian ini dilaksanakan selama 6 minggu mulai 13 Maret sampai dengan 24 April 2003 di laboratorium lapang Nutrisi Unggas. Jurusan Ilmu Nutrisi dan Makanan Ternak, Fakultas Peternakan, Institut Pertanian Bogor. Materi yang digunakan adalah 40 ekor ayam broiler umur 6 minggu yang
diambil dari 120 ekor yang telah dipelihara sebelumnya dan diberi ransum penelitian mulai dari DOC hingga umur 6 minggu. Ransum penelitian yang digunakan terdiri dari 5 macam, yaitu R1-ransum basal, R2-R1+750 ing/kg kholin klorida, R3-R1+1500 mg/kg kholin klorida, R4-R1+2250 mg/kg kholin klorida dan R5-ransum komersil. Ransum R1 sampai dengan R4 untuk periode starter mengandung energi dan protein sebesar 3000,9 kkal/kg dan 23,8%, sedangkan untuk periode finisher mengandung energi dan protein sebesar 3000,7 kkal/kg dan 20,6%. Ransum R5 untuk periode starter mengandung energi dan protein sebesar 3000-3100 kkal/kg dan 21-23%, sedangkan untuk periode finisher mengandung energi dan protein sebesar 3000-3100 kkal/kg dan 19-20%. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan.
Hasil yang diperoleh menunjukan bahwa suplementasi kholin klorida dalam ransum ayam broiler umur 6 minggu sangat nyata (P<0,01) meningkatkan persentase bobot hati; limpa, jantung, pankreas dan sangat nyata (P<0,01) menurunkan persentase bobot empedu dan usus total.
Suplementasi kholin klorida dalam ransum sebesar 750 mg/kg menghasilkan bobot badan akhir yang tertinggi dan dapat menekan bobot lemak abdominal ayarn broiler. Suplementasi 750 mg/kg dan 2250 mg/kg kholin klorida dapat menekan terjadinya penimbunan lemak hati. Hal ini menunjukkan bahwa suplementasi 750 mg/kg merupakan taraf terbaik untuk digunakan dalam ransum ayam broiler. | id |