Show simple item record

dc.contributor.advisorMoesa, Zulfikar
dc.contributor.advisorCyrilla, Lucia
dc.contributor.authorNurdiastati, Fitri
dc.date.accessioned2024-05-30T07:24:54Z
dc.date.available2024-05-30T07:24:54Z
dc.date.issued2003
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/152408
dc.description.abstractKemajuan di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi berpengaruh positif pada peningkatan kualitas manusia. Hal ini dicerminkan oleh kesadaran akan perlunya pemenuhan gizi, terutama kebutuhan akan protein. Subsektor peternakan sebagai bagian dari sektor pertanian memiliki peranan dalam pemenuhan kebutuhan masyarakat akan protein hewani. Daging ayam merupakan komoditi peternakan yang banyak dikonsumsi masyarakat di Indonesia. Pada akhir tahun 1999 konsumsi daging ayam mencapai 0,57 kilogram per kapita. Jumlah tersebut lebih besar dibandingkan dengan konsumsi daging sapi yang mencapai 0,47 kilogram per kapita (Direktorat Jenderal Bina Produksi Peternakan, 2001). PT. Prima Karsa merupakan salah satu perusahaan peternakan ayam broiler yang mensuplai daging ayam untuk wilayah Jabotabek dan selalu berusaha menghasilkan produk daging ayam dengan kualitas terbaik secara kontinyu. Sama halnya dengan setiap perusahaan, PT. Prima Karsa juga memiliki tujuan untuk memperoleh laba yang maksimal. Oleh karena itu perencanaan laba penting dilakukan oleh perusahaan karena dapat memberikan manfaat dalam mengarahkan penggunaan modal yang ada ke arah penggunaan yang paling menguntungkan. Salah satu perencanaan laba yang dilakukan oleh suatu perusahaan adalah perencanaan laba jangka pendek. Tujuan penelitian ini adalah (1) mempelajari struktur biaya perusahaan., (2) merumuskan anggaran perusahaan dengan pendekatan variable costing, dan (3) merumuskan proyeksi rugi laba perusahaan yang diukur melalui parameter- parameter perencanaan laba jangka pendek. Penelitian ini dilaksanakan di perusahaan peternakan ayam broiler PT. Prima Karsa di Bogor, Jawa Barat pada pertengahan bulan Maret hingga Mei 2003. Desain penelitian ini adalah studi kasus yang bersifat deskriptif analitis. Komponen anggaran yang disusun dikelompokkan menjadi anggaran yang telah ditetapkan oleh perusahaan dan anggaran hasil peramalan. Komponen-komponen anggaran yang dihitung dengan metode peramalan adalah hanya pada peramalan produksi, peramalan harga jual, harga DOC, dan harga pakan. Hal ini dilakukan karena selama ini perusahaan berproduksi tergantung dari kondisi pasar dan harga jualnya pun merupakan harga yang berlaku di pasar. Selain itu, pada penyusunan anggaran biaya produksi, perusahaan tidak menganggarkan biaya DOC dan biaya pakan. Hal ini disebabkan kedua biaya tersebut termasuk komponen biaya yang terbesar dan cukup berfluktuatif. Metode peramalan yang terbaik dan dipilih untuk digunakan dalam peramalan komponen anggaran merupakan metode yang memiliki nilai MAE dan MSE terkecil. Semakin kecil nilai MAE dan MSE yang dihasilkan oleh suatu metode peramalan maka hasil peramalannya semakin akurat. ...id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleAnalisis perencanaan laba jangka pendek pada perusahaan peternakan ayam broiler PT. Prima Karsa di Bogor : studi kasus di empat lokasi kandangid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record