| dc.description.abstract | Peningkatan kesejahteraan dan pendidikan penduduk, menyebabkan tumbuhnya akan kesadaran hidup sehat yang mengarah pada perubahan perilaku konsumsi. Pilihan yang tepat adalah produk perikanan, yang merupakan makanan sehat yang selain bergizi tinggi, rendah kolesterol, juga mudah dicerna. Simping adalah salah satu bentuk produk pangan tradisional daerah Purwakarta (Jawa Barat) dengan bahan baku utama tepung tapioka dan terigu, yang dapat digolongkan sebagai makanan camilan. Namun, simping yang sering kita dapati di pasar belum mempunyai variasi pilihan rasa dan gizi.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari proses pembuatan simping, komposisi bumbu yang tepat dan pengaruh penambahan kencur dan udang lumat terhadap rasa dan nilai gizi simping.
Penelitian ini dibagi menjadi dua tahap yaitu penelitian pendahuluan dan penelitian utama. Pada penelitian pendahuluan bertujuan untuk mengetahui formulasi adonan dan konsentrasi kencur yang baik. Dan setelah dilakukan uji organoleptik, ternyata diperoleh formulasi bahan adonan simping terbaik sebagai berikut tepung tapioka 500 gram, tepung terigu 1000 gram, kencur 40 gram, air santan 1 liter, daun bawang 40 gram, kelapa 1 butir, gula 15 gram, garam 30 gram.
Penelitian utama meliputi uji organoleptik, uji kekerasan dan analisis proksimat. Dari hasil pengamatan secara organoleptik, penambahan daging udang lumat memberikan pengaruh yang berbeda nyata terhadap rasa dan tekstur, sedangkan pada penampakan dan aroma memberikan pengaruh yang tidak berbeda nyata.... | id |