Show simple item record

dc.contributor.advisorSaleh, Amiruddin
dc.contributor.advisorRiyanto, Sutisna
dc.contributor.authorYuliani, Leni
dc.date.accessioned2024-05-28T02:56:51Z
dc.date.available2024-05-28T02:56:51Z
dc.date.issued2002
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/151871
dc.description.abstractWanita sebagai warga negara maupun sebagai (SDM) sumberdaya manusia pembangunan mempunyai potensi yang cukup besar untuk dilibatkan dalam pembangunan. Keterlibatan wanita dalam pembangunan dapat dilihat dengan semakin banyaknya yang bekerja di beberapa sektor. Lapangan kerja yang sampai saat ini masih bisa diandalkan dalam menyediakan lapangan pekerjaan bagi wanita adalah sub sektor peternakan. Jenis usahaternak yang masih umum dilakukan oleh wanita terutama di pedesaan adalah usahaternak ayam buras. Kelompok Tanjung adalah salah satu kelompok wanita yang mengembangkan usahaternak ayam buras. Kelompok ini merupakan kelompok penerima paket program UPSUS Gema Proteina (Upaya Khusus Gerakan Mandiri Produksi Protein Hewani) 2001, di mana diberikan bantuan kucuran dana pinjaman yang terkait dengan Jaringan Pengaman Sosial (JPS). Wanita terlibat dalam kegiatan usahaternak ayam buras dikarenakan penghasilan yang diterima oleh suami setiap bulannya belum cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga, sehingga mereka mencari tambahan penghasilan untuk memenuhi kebutuhan keluarganya Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) profil wanita dilihat dari karakteristiknya sebagai peternak, (2) sejauhmana keterlibatan wanita dalam usahaternak ayam buras, dan (3) hubungan antara karakteristik wanita peternak dengan keterlibatannya dalam usahaternak ayam buras. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu rumahtangga anggota kelompok peternak ayam buras Tanjung di Desa Taman Sari, Kecamatan Ciomas Kabupaten Bogor. Adapun variabel yang diukur dalam penelitian ini meliputi dua bagian yaitu: (1) variabel karakteristik wanita peternak (umur, tingkat pendidikan, pengalaman beternak, jumlah anggota keluarga, pemilikan ternak, tingkat penghasilan keluarga, motivasi beternak), dan (2) variabel keterlibatan wanita peternak dalam kegiatan usahaternak ayam buras (pembibitan, pakan, perkandangan, pemeliharaan, pemasaran). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar (53,1%) peternak berumur muda (22-tahun-40 tahun) dengan pendidikan tamat SD (37,5%). Sebagian besar (53,1%) peternak memiliki pengalaman beternak sedikit (4 bulan-3 tahun), (71,9%) jumlah anggota keluarga sedikit (1 orang-4 orang), (53,1%) jumlah ternak yang dimiliki sedikit (8 STA-18 STA), (65,6%) penghasilan usahaternak rendah (Rp. 31.000-Rp.46.000) dan (53,1%) penghasilan luar usahaternak rendah (Rp. 250.000-Rp.600.000), dan curahan waktu kerja usahaternak rendah (125,1 menit/hari) dan curahan waktu kerja rumahtangga rendah (315,9 menit/hari). Sebagian besar keputusan didominasi oleh keputusan suami isteri (pengeluaran...id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleKeterlibatan wanita dalam usaha ternak ayam buras : Kasus kelompok "Tanjung" Desa Taman Sari Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogorid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record