Show simple item record

dc.contributor.advisorMa'Arif, M. Syamsul
dc.contributor.advisorGumbira-Sa'Id, Endang
dc.contributor.authorRosjidi, Ichwan
dc.date.accessioned2024-05-24T01:50:15Z
dc.date.available2024-05-24T01:50:15Z
dc.date.issued1995
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/151521
dc.description.abstractSuatic organisasi atau perusahaan yang ingin tetap bertahan dan berhasil baik dalam suatu lingkungan yang selalu berubah, harus selalu mengembangkan sumber daya manusianya. Meskipun perusahaan memiliki beberapa potensi seperti teknologi, keuangan, akses bahan baku, biaya operasional yang rendah, pemasaran dan sebagainya, pada kenyataannya semua hal tersebut hanya berlangsung baik bila didukung oleh kemampuan sumber daya manusianya. Hal ini tidak lain disebabkan sumber daya manusialah yang berfungsi menjalankan kegiatan organisasi atau perusahaan. Sumber daya manusia yang dimaksud adalah karyawan yang bekerja pada perusahaan. Perusahaan memiliki kepentingan meningkatkan kinerja dalam rangka meningkatkan nilai untuk dapat bertahan hidup, sedangkan bagi karyawan mempunyai kebutuhan dan harapan berupa imbalan, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang atas jasa yang telah diberikan. Pada jangka pendek, karyawan membutuhkan suatu insentif untuk keperluan bertahan Hidup, sedangkan dalam jangka panjang memiliki harapan agar mendapatkan status dan kedudukan yang diinginkan. Dengan demikian, perencanaan karir yang baik dapat digunakan untuk memenuhi kedua kepentingan di atas. Program pengembangan sumber daya secara internal yang direncanakari secara baik mempunyai hasil yang lebih besar daripada hanya bergantung pada kesempatan atau perekrutan dari luar yang sering dilaksanakan secara tergesagesa. Merupakan suatu hal yang ironis, bahwa karir, yakni hal yang paling berharga bagi karyawan, diberikan perhatian yang paling kecil oleh organisasi Hippo, 1984). Karir didefinisikan sebagi tahapan terpisah tetapi berhubungan dengan aktifitas pekerjaan yang memberikan kontinuitas, urutan dan berarti dalam kehidupan seseorang (Flipo, 1984). Perencanaan karir merupakan suatu proses dimana indinvidu menetapkan tujuan-tujuan karir dan memperkenalkan cara untuk mencapainya. Perencanaan karir sangat bermanfaat bagi organisasi secara keseluruhan. Berbagai manfaat tersebut antara lain menghasilkan karyawan yang dapat dipromosikan, menurunkan turn over, menggali potensi karyawan, memacu karyawan untuk tumbuh dan berkembang, mengurangi perangkapan jabatan, dan memuaskan kebutuhan karyawan. ...id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcManajemen Sumber Daya Manusiaid
dc.titlePerencanaan Karir Dalam Rangka Pengembangan Sumber Daya Manusia Di Pt. Ketapang Indah Plywood, Pontianakid
dc.typeThesisid
dc.subject.keywordperencanaan karirid
dc.subject.keywordpengembanganid
dc.subject.keywordsumberdaya manusiaid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record