IPB University Logo

SCIENTIFIC REPOSITORY

IPB University Scientific Repository collects, disseminates, and provides persistent and reliable access to the research and scholarship of faculty, staff, and students at IPB University

AI Repository
 
Building and Categories


      View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Business
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Business
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Kajian Saluran Pemasaran Kakao Rakyat Di Sumatera Utara : Studi Kasus Di Kebupaten Deliserdang

      Thumbnail
      View/Open
      E1HSS.pdf (27.61Mb)
      Date
      1998
      Author
      Sitorus, Hulman
      Djohar, Setiadi
      Maulana, Agus
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Sampai saat ini perkembangan pengusahaan kakao cukup pesat, seperti terlihat dari peningkatan produksi, volume ekspor dan jumlah petani yang terlibat. Namun demikian, pengembangan kakao di Indonesia masih menemui berbagai masalah dan kendala khususnya jika Kakao (dalam bentuk bijil dipandang sebagai komoditas ekspor yang sebagian besar diproduksi petani. Dimasa mendatang karena pertumbuhan pendapatan, pertambahan penduduk dan pengaruh leberalisasi perdagangan maka permintaan dunia terhadap komoditas kakao diperkirakan semakin meningkat. Untuk dapat memanfaatkan peluang pasar tersebut bagi peningkatan pendapatan petani ditengah-tengah semakin ketatnya persaingan, sangatlah diperlu- kan langkah-langkah pengenalan terhadap permasalahan yang dihadapi petani. Konperensi Nasional Kakao III Tahun 1992 merumuskan 3 (tiga) masalah utama yang dihadapi Indonesia dalam pengembangan komoditas kakao yang diusahakan petani yaitu: a. Rendahnya mutu produk b. Rendahnya produktifitas c. Rendahnya tingkat harga yang diterima petani. Dari 3 (tiga) masalah tersebut, masalah rendahnya tingkat harga yang diterima petani merupakan fokus kajian dalam penelitian ini walaupun dalam kenyataannya ketiga masalah diatas satu sama lain saling terkait. Tingkat harga Kakao yang diterima petani berkaitan erat dengan aspek pemasaran, karena harga merupakan komponen pokok disamping komponen produk, promosi dan komponen tempat dalam menentukan keberhasilan pemasaran. Oleh karena itu, keberadaan saluran pemasaran sangat menentukan kepuasan yang akan diperoleh semua pihak yang terlibat dalam proses pemasaran kakao terutama tingkat harga yang akan diperoleh petani. Disamping itu, terdapat banyak faktor yang mempengaruhi tingkat harga Kakao yang diperoleh petani, seperti type lembaga perantara, cara pembayaran, volume dan mutu produk. Berkaitan dengan uraian diatas, maka tujuan penelitian ini adalah untuk: a. Mengetahui besarnya margin yang diterima setiap pihak yang terlibat dalam proses pemasaran Kakao rakyat di Sumatera Utara, mulai dari tingkat petani sampai dengan tingkat eksportir. b. Mengetahui besarnya pengaruh faktor type lembaga perantara, volume penjualan, mutu produk, dan faktor cara pembayaran terhadap harga kakao di tingkat petani. Metoda penelitian adalah studi kasus dan teknik pengumpulan data dila- kukan dengan observasi lapangan dan penyebaran daftar kuesioner. Data yang dikumpulkan meliputi harga, volume transaksi dan biaya tataniaga pada setiap tingkat saluran pemasaran kakao rakyat di Kabupaten Deliserdang. Disamping itu, pada tingkat petani juga dikumpulkan data lembaga perantara yang dipilih petani, mutu produk, cara pembayaran dan volume transaksi. Pemilihan sampel lembaga perantara yang terlibat dalam prose pemasaran kakao rakyat sampai pada tingkat Eksportir dilakukan dengan sengaja dan penentuan sampel petani sejumlah dua puluh delapan orang dilakukan secara acak. Sedangkan pemilihan propinsi Sumatera Utara sebagai lokasi penelitian karena daerah ini merupakan sentra utama Kakao di Kawasan Barat Indonesia. Sementara itu, Kabupaten Deli Serdang ditentukan sebagai studi kasus karena harga kakao rakyat di daerah ini relatip rendah diban- dingkan dengan harga kakao rata-rata tingkat petani di Sumatera Utara, walaupun secara geografis Kabupaten ini merupakan sentra kakao terde- kat dengan kota Medan sebagai pintu ekspor. Alat analisa yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisa margin tataniaga dan analisa regresi berganda. Analisa margin tataniaga diakukan dengan melihat hubungan antara biaya tataniaga dengan keuntungan lembaga-lembaga perantara yang terlibat. Sedangkan analisa regresi dimaksudkan untuk mengetahui besarnya pengaruh faktor-faktor lembaga perantara, mutu, volume penjualan dan cara pembayaran terhadap tingkat harga kakao yang diterima petani...dst.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/151363
      Collections
      • MT - Business [4109]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository