Show simple item record

dc.contributor.advisorAnang, Husin
dc.contributor.advisorHarianto
dc.contributor.authorMarsono, Benedictus
dc.date.accessioned2024-05-23T06:41:05Z
dc.date.available2024-05-23T06:41:05Z
dc.date.issued1998
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/151198
dc.description.abstractIndonesia yang sedang membangun di segala bidang memerlukan devisa yang besar untuk melaksanakan pembangunan tersebut. Pada awal-awal pembangunan pada masa pemerintahan Orde Baru perolehan devisa serta dari ekspor migas merupakan andalan untuk membiayai pembangunan. Namun dengan menurunnya harga minyak mentah dunia pada dekade delapan puluh, pemerintah mengambil kebijaksanaan untuk menggalakkan ekspor komoditas non-migas untuk menutup kekurangan devisa akibat penurunan harga minyak tersebut. Untuk maksud tersebut pemerintah mengeluarkan deregulasi di bidang ekonomi guna mempermudah arus barang dan merangsang dunia usaha untuk melaksanakan ekspor. Produk tekstil adalah salah satu komoditas ekspor Indonesia yang mengalami peningkatan volume ekspornya dalam beberapa tahun terakhir ini. PT. Primissima adalah salah satu produsen tekstil yang berdomisili di Medari, Sleman, Yogyakarta. Perusahaan didirikan pada tanggal 22 Juni 1971 merupakan joint venture antara Pemerintah dan Gabungan Koperasi Batik Indonesia (GKBI). Tujuan utama perusahaan pada saat didirikan adalah menjadi produsen tekstil untuk memenuhi permintaan bahan baku batik halus berupa Cambrics (mori) dan grey....id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcManajemen Pemasaranid
dc.titleAnalisis Straegi Pemasaran Ekspor Produk Tekstil Di Pt. Primissimaid
dc.typeThesisid
dc.subject.keywordkomoditas non-migasid
dc.subject.keywordtategi pemasaranid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record