Analisis Strategi Pemasaran Jasa Wisata Arung Jeram Pada Pt. Sarana Riam Jeram
View/ Open
Date
2000Jenis/Type
ThesisAuthor
Sabur, M
Herlina, Lien
Sumarwan, Ujang
Metadata
Show full item recordAbstract
Industri pariwisata di Indonesia mengalami banyak hambatan dalam perkembangannya, baik dari segi pemasaran internasional dan dari segi investasi yang mengalami penurunan secara drastis. Hal ini berkaitan erat dengan situasi politik dan keamanan di dalam negeri yang belum dapat dikatakan aman sepenuhnya, sehingga menyebabkan terjadinya penurunan jumlah wisatawan mancanegara dan domestik. Frekuensi rekreasi semakin berkurang akibat meningkatnya fear of crime di masyarakat dan konsumen juga semakin selektif dalam membelanjakan uangnya. Dampak krisis ekonomi terhadap pariwisata Indonesia mendorong pemerintah untuk memberikan kemudahan-kemudahan bagi perkembangan di dunia kepariwisataan seperti investasi bagi PMA sampai 100% dan pemberian tax holiday, dan ijin penggunaan hal guna bangunan diperpanjang serta deregulasi semua prosedur perijinan untuk investasi kepariwisataan, sehingga diharapkan dapat kembali menumbuhkan pariwisata Indonesia.
Dalam trend perkembangan pariwisata dimasa datang terdapat kecenderungan dengan berkembangnya gaya hidup dan kesadaran baru akan penghargaan yang lebih dalam terhadap nilai-nilai hubungan antar manusia dengan lingkungan alamnya. Perkembangan baru tersebut secara khusus ditunjukkan melalui bentuk-bentuk keterlibatan wisatawan dalam kegiatan-kegiatan di luar lapangan (outdoor), kepedulian akan permasalahan ekologi dan kelestarian alam, kemajuan ilmu pengetahuan dan pendidikan, penekanan dan penghargaan akan nilai-nilai estetika, kebutuhan pengembangan diri/pribadi serta keinginan untuk berinteraksi secara mendalam dengan masyarakat, yang mana hal ini membuka peluang untuk mengadakan diversifikasi dalam pengembangan wisata alam.
Salah satu perusahaan yang mengadakan diversifikasi dalam pengembangan wisata alam adalah PT. Sarana Riam Jeram yang bergerak dalam pengusahaan obyek wisata minat khusus yaitu wisata arung jeram dengan nama produknya Riam Jeram, tempat penelitian dilakukan. PT. Sarana Riam Jeram membangun wisata jelajah arung jeram di kawasan sekitar Sungai Cicatih, Sukabumi, dengan menyediakan berbagai peralatan dan perlengkapan dalam berwisata arung jeram.
Dalam penelitian ini, data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Data primer diperoleh berdasarkan wawancara dengan pihak manajemen dan Kasubdir Bina Objek Wisata Depperpostel, serta riset pasar yang dilakukan terhadap konsumen wisata arung jeram, sedangkan untuk data sekunder diperoleh melalui berbagai media informasi seperti jurnal, koran, majalah, Susenas-BPS, serta data internal perusahaan dan informasi industri wisata arung jeram yang berasal dari laporan Depparpostel, kedua jenis data ini kemudiam diolah dengan menggunakan analisis internal dan analisis eksternal, yang akhirnya menghasilkan suatu peluang dan ancaman serta kekuatan dan kelemahan ...
Collections
- MF - Business [4186]

