Analisis Perhitungan Harga Pokok Produksi Kayu Gergajian Da Kayu Olahan Dengan Pendekatan Activity-Based Costing : Studi Kasus Di Sut Stagen, Pt. Inhutani Ii
Abstract
Perkembangan pasar global yang semakin terbuka dan integratif telah memposisikan setiap unit usaha berkompe-tisi secara intensif. Pada pasar yang demikian ini, agar sesuatu produk tetap mampu bertahan dan menciptakan laba secara optimal, strategi kepemimpinan biaya dapat diterap-kan guna mencapai keunggulan kompetitif. Strategi ini ber-konsentrasi pada upaya mengefisienkan seluruh aspek kiner-ja perusahaan, dari departemen produksi, servis, hingga pemasaran. Efisiensi perusahaan akan mampu menekan harga pokok produksi (HPP) yang pada akhirnya memberikan kele-luasaan pada penetapan harga jual yang kompetitif.
Dalam hal penetapan HPP dikenal dua pendekatan, yaitu pendekatan konvensional dan pendekatan aktivitas. Pendeka-tan konvensional mendasarkan metodenya pada pengunaan pemacu biaya tunggal, umumnya berkorelasi dengan volume produksi, untuk mengukur seluruh penggunaan sumber daya dalam proses produksi. Metode tersebut dinamakan Volume-Based Costing (VBC). Sementara pendekatan aktivitas meng-gunakan beragam pemacu biaya yang berkorelasi dengan ragam aktivitas pemakaian sumber daya. Penggunaan pemacu biaya yang beragam ini didasarkan pada asumsi bahwa setiap akti-vitas penggunaan sumber daya dalam proses produksi memi-liki kontribusi pada produk jadi. Metode perhitungan den-gan pendekatan tersebut dikenal sebagai Activity-Based Costing (ABC).
Pada industri multi produk, dimana keragaman produk dan keragaman proses mencapai tingkatan yang menimbulkan ....
Collections
- MF - Business [4186]

