Keefisienan Usaha Tani Produksi Padi Sawah Intensifikasi di Daerah Istimewa Yogyakarta
View/ Open
Date
1985Author
Kusnadi, Hartati
Notodiputro, Khairil Anwar
Mattjik, Ahmad Ansori
Kasenda, Piay Leopold
Metadata
Show full item recordAbstract
Peningkatan pendapatan petani melalui peningkatan produksi padi dengan jalan memperluas lahan sulit dilaksanakan, cara lain ialah dengan jalan penggunaan tehnologi pertanian yang tepat yaitu dengan menerapkan program kemasan panca usaha.
Penelitian ini bertujuan untuk menduga suatu hubungan fungsi antara produksi padi sawah dengen faktor- faktor produksinya, suatu fungsi yang diharapkan dapat digunakan sebagai salah satu pertimbangan dalam usaha mencari kombinasi faktor froduksi padi sawah yang menguntungkan petani. Konsep keelastisan faktor-faktor produksi digunakan sebagai dasar penelitian masukkan korbanan yang digunakan. Rata-rata produksi dan rata-rata pendapatan per hektar digunakan sebagai dasar penilaian keefisienan jenis intensifikasi.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa jenis Intensifikasi Inmum Inmas adalah yang paling efisien dibanding jenis Intensifikasi lainnya, selanjutnya Intensifikasi Bimas dan jenis Non Intensifikasi adalah jenis tensifikasi yang tidak efisien.
Berdasarkan nilai elastisitas maka pada jenis Non Intensifikasi pertambahan luas panen, jumlah pekerja tak dibayar, dan jumlah pekerja dibayar, diramalkan akan menaikkan produksi, tetapi pertambahan bibit akan menurunkan kan produksi. Pada Insus Bimas, pertambahan bibit diramalkan akan menaikkan produksi, tetapi pertambahan insektisida akan menurunkan produksi. Pada Insus Inmas adanya pertambahan kuantitas pupuk, luas panen, diramalkan akan menaikkan produksi. Pada Inmum Bimas, pertambahan pekerja dibayar dan luas panen diramalkan akan menaikkan produksi. Pada Inmum Inmas adanya pertambahan luas panen, kuantitas pupuk, kuantitas bibit, pekerja di bayar, dan kuantitan insektisida, diramalkan akan menaikkan produksi.
Model fungsi yang sesuai dengan data yang ada, untuk jenis-jenis Non Intensifikasi, Insus Bimas, Insus Inmas, dan Inmum Bimas adalah model fungsi Linear tetapi untuk Inmum Inmas adalah model fungsi. Cobb-Douglas.
