Show simple item record

dc.contributor.advisorKooswardhono M.
dc.contributor.advisorMoesa, Zulfikar
dc.contributor.authorWariyanto, Agus
dc.date.accessioned2024-05-20T06:17:08Z
dc.date.available2024-05-20T06:17:08Z
dc.date.issued1988
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/150612
dc.description.abstractPenelitian ini dilakukan melalui studi kasus pada suatu perusahaan peternakan burung puyuh di kecamatan Pa- rung, kabupaten Daerah Tingkat II Bogor, propinsi Jawa Barat. Pengumpulan data dilakukan mulai tanggal 26 Juli sampai dengan 25 Agustus 1986. Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari kom- ponen-komponen input dan output; menganalisis keuntung- an, besarnya imbangan antara penerimaan dan pengeluaran (Output-Input Ratio = OIR), tingkat pengembalian modal rata-rata (Average Rate of Return to Capital = ARR), dan titik pulang pokok (TPP); serta mempelajari aspek pema- saran hasil produksi perusahaan peternakan burung puyuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi biaya produksi rata-rata per bulan pada perusahaan peternakan burung puyuh terdiri dari biaya makanan ternak 81.35 per- sen, bibit ternak (Day Old Quail = DOQ) 7.38 persen, te- naga kerja (karyawan) 4.02 persen, penyusutan modal in- vestasi dan pajak perusahaan 1.40 persen dan biaya lain- lain (listrik, bahan bakar dan administrasi) 5.87 persen. Komposisi penerimaan rata-rata per bulan perusahaan pe- ternakan yang diteliti terdiri dari hasil penjualan telur 90.61 persen, penjualan burung puyuh 8.66 persen dan pen- jualan kotoran ternak 0.79 persen. Besarnya tingkat keuntungan perusahaan peternakan burung puyuh 41.26 persen, OIR 1.41 dan ARR 11.13 persen per bulan. Besarnya TPP dicapai pada jumlah biaya total atau penerimaan total & 10 759 188.71 per bulan, atau tingkat penjualan produk total setara telur 417 616 butir per bulan. Pada tingkat produksi telur burung puyuh ra- ta-rata 44.25 persen per bulan, maka TPP dapat dicapai dengan pemeliharaan burung puyuh betina produktif sekitar 32 042 ekor. Hasil uji statistik dengan koefisien korelasi diper- oleh bahwa produksi telur dengan biaya total dan peneri- maan total terdapat hubungan positif sangat nyata (P 0.01), antara biaya produksi dan penerimaan mempunyai ...id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcTelaah Keuntungan Suatu Perusahaan Peternakan Burung Puyuh di Daerah Pengembangan Peternakan Kabupaten Bogor, Proinsi Jawa Barat''id
dc.titleTelaah Keuntungan Suatu Perusahaan Peternakan Burung Puyuh di Daerah Pengembangan Peternakan Kabupaten Bogor, Proinsi Jawa Baratid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record