Show simple item record

dc.contributor.advisorSuptijah, Pipih
dc.contributor.advisorAssik, Abu Naim
dc.contributor.authorHayati, Feb Amni
dc.date.accessioned2024-05-16T01:33:09Z
dc.date.available2024-05-16T01:33:09Z
dc.date.issued1994
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/149984
dc.description.abstractta milik Udang sampai saat ini masih memegang peranan penting dalam ekspor non migas Indonesia. Dalam penelitian ini digunakan udang budidaya yaitu udang windu (Penaeus monodon, Fab.). Masalah yang selalu dihadapi oleh produk-produk perikanan adalah karena sifatnya yang mudah mengalami penurunan mutu. Oleh karena itu perlu adanya penanganan yang baik untuk menghambat proses pembusukan tersebut. Penanganan yang umum dilakukan setelah udang ditang- kap atau dipanen adalah dies atau bahkan hanya direndam dalam air dingin (nelayan tradisional). Dan selanjutnya udang sampai ke tangan konsumen atau pabrik untuk diolah lebih lanjut. Di pabrik digunakan suhu sekitar -25°C untuk penyimpanan. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan data ten- tang perbedaan pola pembusukan karena pengaruh perlakuan terhadap bahan baku dan pengaruh penyimpanan beku. Para- meter kebusukan yang dipakai adalah kadar histamin. Total Volatil Nitrogen (TVN), Total Bakteri (TPC), PH dan kadar air. ...id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleStudi perubahan kadar histamin dan beberapa parameter kebusukan karena pengaruh perebusan dan pembekuan pada Udang Windu (Penaeus monodon Fab.)id
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record