Show simple item record

dc.contributor.advisorKartapura, Dadang
dc.contributor.advisorZahiruddin, Winarti
dc.contributor.advisorSantika, Omay
dc.contributor.authorSulton, Akhmad
dc.date.accessioned2024-05-16T01:30:39Z
dc.date.available2024-05-16T01:30:39Z
dc.date.issued1994
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/149981
dc.description.abstracta mili Di Indonesia ikan cucut mempunyai potensi yang cukup besar, namun belum dimanfaatkan secara optimal, khususnya dalam diversifikasi pengolahannya. Kurangnya pemanfaatan ikan cucut ini disebabkan karena terdapatnya bau pesing da- lam dagingnya. Bau ini diduga timbul akibat proses peng- uraian urea menjadi amoniak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh larutan cuka, air ketimun, dan kombinasi larutan cuka dan air ketimun terhadap perubahan kadar urea pada daging ikan cucut. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap pola faktorial dengan dua fak- tor, yaitu volume larutan cuka (20 ml, 40 ml, 60 ml) dan volume air ketimun (20 ml, 40 ml, 60 ml). Penelitian ini dilakukan dengan dua kali ulangan. Pengamatan kadar air, abu, lemak, protein, pH, NPN, TVN dan TMA, dilakukan pada perlakuan yang mengalami penurunan kadar urea terbesar (C3to dan C₁t3). Penurunan kadar urea pada daging ikan cucut diduga oleh pengaruh keasaman cuka dan adanya senyawa saponin pada ketimun. ...id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titlePengaruh pemberian Ketimun (Cucumis sativus) dan cuka terhadap perubahan kadar urea pada dging Cucut Lanyam (Carcharhinus limbatus)id
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record