Show simple item record

dc.contributor.authorFransiska, Anna
dc.date.accessioned2010-05-07T06:48:40Z
dc.date.available2010-05-07T06:48:40Z
dc.date.issued2003
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/14963
dc.description.abstractWilayah Indonesia adalah perairan laut yang terdiri dari laut pesisir, laut lepas, (eluk, dan sclat. Indonesia memiliki lautan luas yang menghasilkan bcrbagai komoditas peri kanan, baik hasil perikanan budidaya maupun hasil pcrikanan tangkap. Perikanan (fishery) adalah salah satu sub scktor pertanian yang didalanmya mencakup perikanao lau! dan perikanan dara!. Sub sektor perikanan memberikan sumbaogao terbesar ketiga diantara sub-sub sektor lainnya. t Kebutuhan ikan hasil tangkap maupun hasil budidaya di Indonesia, saat ini semakin meningkat. Peningkatan kebutuhan ini antara lain disebabkan adanya peningkatan jumlah penduduk, peningkatan penghasilan, kesadaran masyarakat akan gizi, serta perkembangan sektor industri, dan semakin baiknya sarana dan prasarana penunjang. Kegiatan manusia dalam memanfaatkan surnberdaya ikan tidak hanya terbatas pada penangkapan atau pengambilan sumberdaya tersebut, tetapi meliputi perencanaan kegiatan pemanfaatan, penyediaan sarana dan prasarana, pengembangan kegiatan pasca panen, pengolahan dan pemasaran. Pemasaran ikan merupakan hal yang cukup penting karena tanpa dipasarkan, komoditi terscbut tidak dapat dikonsumsi oleh masyarakat. Jalur pemasaran menjadi ahcrnatif untuk menyalurkan ikan kc konsumcn. Jkan kembung merupakan salah salU komoditi perikanan tangkap yang memiliki produksi terbesar dao dikoflSWlSumsi oleh masyarakat Jakarta. Berbagai daerah bcrpotcnsi untuk menghasilkan perikanan tangkap di Indonesia, DKl Jakarta khususnya Muara Angke merupakan daerah tempat pendaratan ikan yang potensial dalam produksi perikanan. Volume produksi dan nilai produksi ikan kembung di Muara Angke menunjukkan peningkatan yang signifikan yaitu sebanyak 547.410 kg dengan nilai Rp2.046.l48.148 pada tahun 2000, meningka! menjadi 1.091.223 kg dengan nilai Rp 3.182.292.305 pada tahun 2001. Ikan yang berasal dari Mllara Angke disalurkan ke wilayah DKI Jakarta, untuk itu diperlukan pemasaran dan efisiensinya. Penelilian ini bertujuan: (I) Menganalisis stmktur dan perilaku pasar sistem pemasaran ikan kembung, (2) Menganalisis fungsi-fungsi pemasaran yang dilakukan oleh lembaga-lembaga pemasaran, dan (3) Menganalisis keragaan sis!ern pemasaran ikan kembung dengan analisis mrujin pemasaran dan keterpaduan pasar.id
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)
dc.titleAnalisis efisiensi prmasaran ikan kembungid
dc.title.alternative(Studi Kasus Muara Angke, Kccanmtan Pcnjaringan, Kotamadya Jakarta Utara, Pro(linsi DKI Jakarta)id
dc.typeThesisid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record