Show simple item record

dc.contributor.advisorDhalhar, Mohammad Azron
dc.contributor.authorAhmad Nasulian Arifin M.
dc.date.accessioned2024-05-14T01:39:39Z
dc.date.available2024-05-14T01:39:39Z
dc.date.issued1982
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/149479
dc.description.abstractErosi tanah merupakan proses pemecahan dan pengangkutan bahan-bahan tanah oleh unsur-unsur penyebab erosi. Daerah tropik basah penyebab utama erosi adalah curah hujan. Tanah yang rusak dan menjadi kritis diakibatkan oleh ter- jadinya erosi yang berlebihan, dimana lapisan olah tanah yang merupakan tempat tumbuhnya tanaman, sumber hara dan air akan terkikis oleh penyebab erosi. Penelitian ini bertujuan mempelajari sampai sejauh mana tingkat erosivitas hujan, erodibilitas tanah serta pengaruh kemiringan lereng terhadap jumlah aliran permukaan dan kehilangan tanah, yang manfaatnya dapat diterapkan untuk perencanaan dan teknik pengendalian erosi dalam rangka pengawetan tanah dan air, sehingga dapat memberikan hasil yang baik. Dalam penelitian ini digunakan alat "Rainfall Simulator" sebagai penghasil hujan buatan, sehingga dapat diketahui jumlah aliran permukaan dan kehilangan tanah. Perlakuan yang diberikan adalah intensitas hujan dalam 4 taraf yaitu 1.7, 3.3, 4.9 dan 6.5 cm/jam. Kemiringan lereng pada 3 taraf yaitu 4, 9 dan 14 persen serta dilakukan terhadap 2 jenis tanah yaitu tanah podzolik Jonggol dan latosol Citayam. ...id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcPengaruh kemiringan lereng dan intensitas hujan terhadap jumlah permukaan dan kehilangan tanah pada tanah podzolik jonggol dan latosol citayamid
dc.titlePengaruh kemiringan lereng dan intensitas hujan terhadap jumlah permukaan dan kehilangan tanah pada tanah podzolik jonggol dan latosol citayamid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record