| dc.description.abstract | Percobaan ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pememaran terhadap lama pengeringan dan mutu kopi biji yang dihasilkan, dibandingkan dengan per- lakuan tanpa pememaran. Pememaran dilakukan dengan menggunakan alat pe- memar kopi buatan petani kopi di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Dalam perco- baan ini penjemuran dilakukan pada ketebalan 3 cm dan 5 cm dengan luasan masing-masing 1 m² m², sedangkan pengolahan yang digunakan adalah pengolahan kopi dengan cara kering.
Parameter yang diamati dalam percobaan ini adalah penurunan kadar air selama pengeringan, lama pengeringan, rendemen, nilai cacat kopi yang diha- silkan serta kecepatan pengeringan dan laju penguapan.
Dari percobaan pengeringan yang dilakukan didapat, pada pengeringan de- ngan pememaran pada ketebalan 3 cm pengeringan berlangsung selama 5 hari (35 jam) sedangkan pada ketebalan 5 cm selama 6 hari (44 jam). Untuk penge- ringan tanpa pememaran pada ketebalan 3 cm pengeringan berlangsung selama 7 hari (53 jam), sedangkan pada ketebalan 5 cm pengeringan berlangsung selama 7 hari (53 jam) sampai kadar air 22.29% bk (18.23% bb).
Pada akhir pengeringan diperoleh Konversi Kopi Gelondong (KKG) se- besar 41.32 % dan 42.02% untuk perlakuan pememaran dengan ketebalan 3 cm dan 5 cm, serta 40.31% dan 41.06 % untuk perlakuan tanpa pememaran dengan ketebalan 3 cm dan 5 cm. Setelah dilakukan pengupasan kulit dengan huller diperoleh Konversi Kopi Biji (KKB) sebesar 22.73% dan 23.55% untuk... | id |