| dc.description.abstract | Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Ilmu Nutri- si dan Makanan Ternak, Fakultas Peternakan, Institut Perta- nian Bogor yang dilakukan mulai dari tanggal 16 Maret sampai 26 April 1988.
Tujuan penelitian adalah untuk melihat pengaruh penggu- naan minyak kelapa (0, 0, 2.5, 5 dan 7.5%) dalam ransum yang rasio asam amino metionin dan energinya sama (1.25 mg/kkal) terhadap pertambahan bobot hidup kumulatif, konsumsi ransum kumulatif, konversi ransum kumulatif, pendapatan melebihi
biaya ranşum dan anak ayam dan mortalitas ayam broiler. Penelitian ini menggunakan 200 ekor ayam broiler umur sehari, "srain Arbor Acres CP 707". Pemeliharaan dilakukan pada kandang boks sebanyak 20 buah, pada tiap kandang ditem- patkan 10 ekor ayam.
Rancangan percobaannya adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL), menggunakan empat perlakuan dan lima ulangan. Perla- kuan I ransum tanpa penggunaan minyak kelapa, Perlakuan II, III dan IV berturut-turut ransum dengan minyak kelapa 2.5, 5
dan 7.5 persen. Parameter tentang pertambahan bobot hidup kumulatif, konsumsi ransum kumulatif dan konversi ransum kumulatif, di- analisis dengan sidik ragam kemudian dilanjutkan dengan Uji Jarak Duncan.
Hasil penelitian ini menunjukkan pada ransum yang rasio asam amino metionin dan energinya sama (1.25 mg/kkal), sema- kin tinggi penggunaan minyak kelapa (0, 2.5, 5 dan 7.5%) di dalamnya semakin baik pertambahan bobot hidup kumulatif, kon konsumsi ransum kumulatif, konversi ransum kumulatif, dan
pendapatan melebihi biaya ransum dan anak ayam Perlakuan tidak berpengaruh terhadap mortalitas. Pertambahan bobot hidup kumulatif, konsumsi ransum ku-
mulatif, konversi ransum kumulatif, pendapatan melebihi bi-
aya ransum dan anak ayam dan mortalitas, secara berturut- turut mulai dari perlakuan I, II, III sampai IV adalah : (499:51, 953.86, 1303.50 dan 1505.79 g/ekor), (1593.81,
2336.57, 2712.02 dan 2966.90 g/ekor), (3.19, 2.46, 2.08 dan 1.97 F/G), (9.13, 176.05, 383.81 dan 473.76 rupiah/ekor) dan (6, 4, 2 dan 4%). | id |