| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh be- berapa jenis wadah dan lama penyimpanan terhadap kadar air, daya kecambah, persentase benih keras dan persentase benih hidup dari benih Centro (Centrosema pubescens Benth).
Penelitian ini dilaksanakan di rumah penulis sendiri (penyimpanan) dan di laboratorium bagian Ilmu Tanaman Makan- an Ternak, Jurusan Ilmu Nutrisi dan Makanan Ternak, Fakultas Peternakan, Institut Pertanian Bogor, selama 20 minggu sejak tanggal 13 November 1982 sampai dengan tanggal 1 April 1983.
Dalam penelitian ini benih yang berasal dari Jepara, Jawa Tengah, yang berkadar air 9.49%, daya kecambah 82.46%, dan kemurnian 90%, disimpan dalam empat jenis wadah, yakni wadah kaleng, wadah plastik, wadah goni, dan dihampar, ma- sing-masing 1 kg. Lama penyimpanan untuk masing-masing wadah adalah O minggu, 5 minggu, 10 minggu, 15 minggu dan 20 ming- gu. Pengujian dilakukan terhadap kadar air, daya kecambah, persentase benih busuk, persentase benih keras dan persenta- se benih hidup (dengan larutan 0.1% tetrazolium). Pengecam- bahan dilakukan dengan memakai subtrat kapas pembalut (meto- da diatas kapas) dan subtrat kertas merang (metoda antar ker- tas).
Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap dengan percobaan faktorial berdasarkan jenis wadah dan lama penyimpanan.
Hasil penelitian menunjukan bahwa pengaruh wadah dan lama penyimpanan terhadap kadar air, daya kecambah, persen- tase benih busuk, persentase benih keras, dan persentase be- nih hidup sangat nyata (P/ 0.01). Sedangkan interaksinya memberikan pengaruh sangat nyata (P/ 0.01) terhadap kadar a- ir, daya kecambah, dan pengaruh nyata (P/ 0.05) terhadap persentase benih busuk, persentase benih keras, serta tidak berpengaruh terhadap persentase benih hidup.... | id |