| dc.description.abstract | Suatu penelitian pemberian jerami padi dengan suplemen dasar terdiri dari dedak padi, onggok, daun lamtoro (Leucae- na leucocephala (Lam) De Wit), lemak sapi, urea dan garam dapur (NaCl) serta perlakuan kalsium (Ca), belerang (S), "cattle-mix" dan beberapa kombinasinya pada sapi Madura jan- tan telah dilakukan di Bagian Ilmu Makanan Ternak Daging dan Kerja dan di Laboratorium Ruminologi, Departemen Ilmu Makan- an Ternak, Fakultas Peternakan IPB, dari tanggal 29 Januari sampai dengan tanggal 24 Maret 1982.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperbaiki ni- lai gizi jerami padi, sehingga dapat lebih luas pemakaiannya sebagai makanan ternak, Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok, dengan tiga kelompok ternak yang berbeda bobot badannya. Parameter yang diukur adalah pro- duksi nitrogen amonia (N-NH3) dan total produksi asam lemak atsiri (VFA). Ransum yang digunakan adalah ransum A mi padi + suplemen dasar + Ca + S+ "cattle-mix"; jera- ransum Bjerami padi + suplemen dasar + Ca + "cattle-mix"; ransum Cjerami padi + suplemen dasar + S+ "cattle-mix"; ransum Djerami padi suplemen dasar + "cattle-mix" dan ransum Ejerami padi suplemen dasar + Ca + S.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh penambahan kalsium (Ca), belerang (S), "cattle-mix" dan beberapa kombi- nasinya dalam ransum jerami padi baik terhadap produksi nit- rogen amonia (N-NH3) maupun terhadap total produksi asam le- mak atsiri (VFA), secara statistik memperlihatkan hasil yang tidak berbeda nyata (P>0.05). Walaupun demikian ada kecen- derungan bahwa ransum A memberikan hasil yang tertinggi yaitu sebesar 17.0830 mM/1 cairan rumen terhadap produksi nitrogen amonia (N-NH3) dan yang terendah diperoleh dari ransum E yaitu sebesar 12.9552 mM/1 cairan rumen. Sedangkan untuk total produksi asam lemak atsiri (VFA), produksi tertinggi diperoleh dari ransum B yaitu sebesar 120.17 ml/1 cairan rumen dan terendah diperoleh dari ransum E yaitu sebesar 107.17 mM/1 cairan rumen. | id |