Show simple item record

dc.contributor.advisorAboenawan, Lily
dc.contributor.advisorSofjan, Lily Amalia
dc.contributor.advisorSuwoko, Sri Harini Iman
dc.contributor.authorSujiman. Bayu Firdaus
dc.date.accessioned2024-04-29T01:51:41Z
dc.date.available2024-04-29T01:51:41Z
dc.date.issued1982
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/147612
dc.description.abstractSalah satu cara untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan protein hewani adalah dengan mengusahakan peternakan yang inten- sif namun relatif mudah penanganannya, murah pembiayaannya dan cukup menguntungkan. Sehubungan dengan itu maka kelinci meru- pakan salah satu jenis ternak yang cukup potensil dikembangkan. an. Sebagian besar makanan ternak kelinci adalah berupa hijau- Penelitian mengenai pengadaan hijauan yang relatif mudah, murah dan cukup bergizi bagi kelinci serta penggunaannya tidak bersaing dengan kebutuhan manusia, akan sangat mendukung upaya pengembangan peternakan kelinci. Suatu penelitian tentang pengaruh pemberian daun lamtoro (Leucaena leucocephala (Lam.) de Wit) dalam ransum campuran terhadap daya cerna serat kasar dan Total Digestible Nutrients (TDN) pada kelinci jantan lokal telah dilakukan di Departemen Ilmu Makanan Ternak Fakultas Peternakan Institut Pertanian Bogor selama 44 hari sejak tanggal 18 Agustus sampai 30 Sep- tember 1981. Hewan percobaan terdiri atas 24 ekor kelinci jantan lokal. berumur 3-3,5 bulan yang dikelompokkan secara acak menjadi empat kelompok secara merata sesuai dengan banyaknya perlakuan dan ulangan. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap dengan empat perlakuan dan enam ulangan. Parameter yang diukur adalah daya cerna serat kasar dan TDN ransum menurut metoda koleksi total. Keempat perlakuan yang diberikan adalah berupa ransum campuran antara kangkung (Ipomoea reptans Poir) dengan daun lamtoro dalam perbandingan sebagai berikut: A = 100% kangkung + 0% daun lamtoro, B 80% kangkung + 20% daun lamtoro, C= 60% kangkung 40% daun lamtoro dan D 40% kangkung 60% daun lamtoro. + Hasil percobaan menunjukkan adanya perbedaan yang sangat nyata (P/0,01) antara pengaruh setiap perlakuan terhadap daya cerna serat kasar ransum. Rata-rata daya cerna serat kasar ransum-ransum A, B, C dan D masing-masing adalah 77,10%, 63,29%, 67,16% dan 74,70%. Dengan Uji Rentang Newman-Keuls ternyata...id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcPengaruh Tingkat Daun Lamtoro (Leucaena leucocephala (Lam) de Wit) Dalam Ransum Campuran Terhadap Daya Cerna Serat Kasar Dan Total Digestible Nutrients Pada Kelinci Jantan Lokalid
dc.titlePengaruh Tingkat Daun Lamtoro (Leucaena leucocephala (Lam) de Wit) Dalam Ransum Campuran Terhadap Daya Cerna Serat Kasar Dan Total Digestible Nutrients Pada Kelinci Jantan Lokalid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record