| dc.description.abstract | Penelitian ini dilakukan di Research Farm Nandi Amerta Agung, Salatiga selama 46 hari, mulai tanggal 30 Maret 1988 sampai tanggal 15 Mei 1988.
Tujuan penelitian ini adalah untuk: a). Melihat manfaat rumput raja (King grass) ditinjau dari kecernaan- nya dibandingkan dengan silase jagung (Corn silage b). Melihat kecernaan konsentrat dalam ransum kombinasi (hi- jauan dan konsentrat), c). Menguji kelayakan lignin dan silika (Sio) sebagai indikator dalam penentuan kecerna- an zat makanan dan energi dibandingkan dengan metode ko- leksi total feses, dan d). Mencari korelasi antara TDN dan DE berdasarkan komposisi bahan makanan (komposisi proksimat) yang dilanjutkan dengan mencari korelasi anta-
ra DE dengan persen TDN. Ternak yang digunakan pada penelitian ini adalah sapi jantan bangsa Fries Holland (FH) sebanyak delapan ekor dengan umur kurang dari satu tahun, dengan perkiraan bobot badan rata-rata 250 kilogram.
Ransum penelitian yang digunakan ada delapan ransum kombinasi yaitu dengan dua jenis hijauan (silase jagung dan rumput raja) dan empat tingkat pemberian konsentrat (0%, 20%, 40% dan 60%). Tiap jenis ransum perlakuan di- berikan setiap ekor ternak dan tiap periode pengamatan jenis ransum untuk setiap ekor ternak dilakukan pengacak- an. Setiap periode pengamatan terdiri dari 17 hari, 14 hari untuk periode pendahuluan dan 3 hari untuk peng ambilan sampel.
Secara umum kecernaan rumput raja lebih tinggi dari- pada silase jagung, kecuali untuk kecernaan lemak. Kan- dungan energi rumput raja lebih tinggi dari pada silase jagung, TDN rumput raja 66% dan silase jagung 64% sedang- kan DE-nya 2.85 Mcal/kg untuk rumput raja dan 2.78 Mcal/kg untuk silase jagung.
Perpaduan silase jagung dengan konsentrat dengan nis- bah 40% 60% meningkatkan kecernaan energi. Untuk rumput raja terjadi peningkatan kecernaan energi sampai nisba an- tara rumput raja dan konsentrat 60% 40% dan lebih dari
itu terjadi penurunan. Neraca nitrogen dan utilisasi protein netto (UPN)... | id |