Show simple item record

dc.contributor.advisorParakkasi, Aminuddin
dc.contributor.advisorWiradarya, Tantan R
dc.contributor.authorRianti, Dian
dc.date.accessioned2024-04-22T08:48:16Z
dc.date.available2024-04-22T08:48:16Z
dc.date.issued1989
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/146730
dc.description.abstractPenelitian ini dilakukan di Jurusan Ilmu Nutrisi dan Makanan Ternak, Fakultas Peternakan, Institut Pertanian Bo- gor pada bulan November 1987 hingga Bulan Januari 1988. Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari penga ruh pemberian tepung ikan, tepung darah, bungkil kedelai dan campuran ketiganya terhadap pH, produksi VFA, N-NH₃ ca- iran rumen dan N-NH, darah pada penggemukan sapi FH. Ber- dasarkan beberapa penelitian yang dilakukan oleh para ahli diketahui bahwa tepung ikan, tepung darah dan bungkil kede- lai tersebut mempunyai ketahanan yang cukup tinggi terhadap degradasi di dalam rumen. Dengan tahannya terhadap degrada- si rumen, diharapkan bahan makanan sumber protein tersebut dapat lebih meningkatkan produktifitas ternak. Penelitian ini menggunakan delapan ekor sapi FH, ter- diri dari empat ekor betina dan empat ekor jantan. Umur sapi berkisar antara 10 197 - 250 kg. - 11 bulan dan bobot badan antara Ransum yang digunakan terdiri dari hijauan dan konsen- trat, dengan perbandingan 15: 85. Ada empat macam ransum yang digunakan dalam penelitian ini, masing-masing dibeda- kan berdasarkan sumber protein yang digunakan; yaitu ran- sum A menggunakan tepung ikan, ransum B menggunakan tepung darah, ransum C menggunakan bungkil kedelai dan ransum D menggunakan campuran ketiganya (tepung ikan, tepung darah dan bungkil kedelai). Keempat ransum tersebut disajikan dalam bentuk tepung (mash). Penelitian ini dilakukan dalam enam periode, satu pe- riode lamanya 11 hari. Pengambilan cairan darah dilakukan pada pagi hari sebelum ternak diberi makan dan pengambilan cairan rumen dilakukan empat jam setelah ternak diberi ma- kan. Keduanya dilakukan pada hari ke-11 setiap periode. Makan dan minum diberikan ad libitum. Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan acak kelompok pengamatan berulang, dengan ransum sebagai Detak utama dan periode sebagai anak petak. Berdasarkan hasil analisa kimia diketahui kandungan zat-zat makanan ransum penelitian sebagai berikut; ransum A: BK 95.75%, abu = 5.13%, PK = 12.86%, lemak = 4.29%, SK 7.65%, TDN = 72.98%, Ca 0.44% dan P = 0.56%; Fansum B: BK 95.64%, abu 4.80%, PK = 12.03%, lemak 4.37%, SK 7.75%, TDN 77.72%, Ca = 0.42 % dan P = 0.43%; ransum C BK 95.69%, abu 4.08%, PK 11.29%,...id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcPengaruh pemberian beberapa sumber protein terhadap pH, Produksi VFA, Nid
dc.subject.ddcNH3 cairan rumen dan Nid
dc.subject.ddcNH3 darah dalam penggemukan sapi fries hollandid
dc.titlePengaruh pemberian beberapa sumber protein terhadap pH, Produksi VFA, N-NH3 cairan rumen dan N-NH3 darah dalam penggemukan sapi fries hollandid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record