Uji kelarutan dan ketersediaan biologis mineral mikro (Fe, Zn, Cu) dalam beberapa bahan pakan pada unggas
View/ Open
Date
1991Author
Rochana, Siti Herni
Amrullah, Ibnu Katsir
Sumiati
Metadata
Show full item recordAbstract
Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Ilmu Nutrisi
Ternak Unggas, Institut Pertanian Bogor dan Laboratorium
Balai Penelitian Tanaman Pangan Bogor. Penelitian dimulai
bulan Juli sampai dengan bulan September 1990.
Tujuan penelitian adalah untuk menguji korelasi antara kelarutan mineral mikro (Fe, Zn, Cu) dalam buffer, air dan HCL (pH=2) dengan ketersediaan biologis mineral tersebut dari beberapa bahan pakan pada unggas.
Buffer yang digunakan adalah campuran yang terdiri dari 5 liter air, 58.8 gram NaHCO3, 42 gram Na2HPO4.7H2O, 3.42 gram KC1, 2.82 gram NaCl, 0.72 gram MgSO4, dan 0.24 gram CaCl2.
daun Bahan-bahan pakan yang diuji adalah daun ubi kayu, lamtoro, daun gamal, sorgum, bungkil inti sawit, tepung ikan. Chili, bungkil kacang tanah, tepung daging, bungkil kedele, tepung ikan lokal, bungkil kelapa, jagung, ampas kecap, dedak dan ampas tahu.
Rataan kelarutan mineral mikro (Fe, Zn, Cu) dalam ketiga pelarut berturut-turut adalah 6.93% dalam air, 8.77% dalam buffer dan 44.26% dalam HCL (pH=2).
Ketersediaan biologis Fe yang diperoleh dari hasil penelitian berkisar antara ((53.13%;90.73%)) dengan rataan sebesar 76.00%, ketersediaan biologis Zn berkisar antara ((37.26%;83.40%)) dengan rataan 68.32% dan ketersediaan biologis Cu berkisar antara ((83.58%;98.67%)) dengan rataan 92.04%.
Korelasi antara kelarutan mineral Fe, Zn dan Cu dalam air, buffer dan HCL (pH=2) dengan nilai ketersediaan biologisnya tidak nyata. Masih diperlukan uji lain yang erat korelasinya untuk menduga ketersediaan biologis mineral.

