Show simple item record

dc.contributor.advisorAboenawan, Lily
dc.contributor.advisorSuci, Dwi Margi
dc.contributor.authorAnardji, Boentoro
dc.date.accessioned2024-04-19T05:12:40Z
dc.date.available2024-04-19T05:12:40Z
dc.date.issued1991
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/146439
dc.description.abstractPenelitian ini dilakukan di Laboratorium Makanan Ter- Jurusan Ilmu Nutrisi dan Makanan Ternak, Fakultas nak, Peternakan, Institut Pertanian Bogor selama satu minggu mulai tanggal 26 Nopember sampai dengan 3 Desember 1990. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh garam (NaCl) dalam air minum terhadap konsumsi air, konsum- si ransum, konversi ransum, kadar air feses, retensi air, bobot badan akhir, bobot dan persentase karkas, bobot setengah karkas 24 jam, persentase dan kadar air paha atas, paha bawah, sayap dan dada. Ayam yang digunakan dalam penelitian ini berumur 5 minggu, ditempatkan pada kandang baterai, beralas dan berdinding kawat sebanyak 40 buah dan tiap kandang diisi ekor ayam secara acak. 1 Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan masing delapan ulangan. Perlakuan yang diberikan adalah 0.5, 1.0, 1.5 dan 2.0 persen (w/v) garam dalam air Analisis Statistik yang digunakan meliputi: masing : 0.0, minum. Analisis Peragam untuk konsumsi air, konsumsi ransum, konversi ransum, retensi air, bobot badan akhir, bobot karkas, bobot setengah karkas 24 jam dan Analisa Ragam untuk kadar air feses, persentase karkas, persentase dan kadar air paha atas, paha bawah, sayap dan dada. Uji Jarak Duncan dilaku- kan untuk membandingkan antar perlakuan dan Uji Polinomial Ortogonal serta Regresi dilakukan untuk mengetahui hubungan antara perlakuan dengan peubah yang diamati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan garam dalam air minum berpengaruh sangat nyata (P<0.01) menaikkan konsumsi air, kadar air feses dan kadar air dada; sangat nyata (P<0.01) menurunkan konsumsi ransum, retensi air, bobot karkas dan bobot badan akhir. Penambahan garam dalam air minum juga berpengaruh nyata (P<0.05) menaikkan konver- si ransum dan kadar air paha bawah nyata (P<0.05) menurun- kan bobot setengah karkas 24 jam. Penambahan garam dalam air minum tidak berpengaruh terhadap: persentase karkas, paha atas, paha bawah, sayap dan dada; kadar air paha atas dan sayap. Penambahan garam dalam air minum pada taraf 0.5 persen menghasilkan bobot karkas nyata (P<0.05) lebih besar dan memberikan kecenderungan bobot badan akhir lebih besar. serta konversi ransum yang lebih kecil dibanding kontrol....id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcStudi penambahan garam (NaCl) dalam air minum terhadap performans ayam broiler seminggu sebelum pemasarnid
dc.titleStudi penambahan garam (NaCl) dalam air minum terhadap performans ayam broiler seminggu sebelum pemasarnid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record