Pengaruh Erosi dan Sedimentasi Terhadap Umur Waduk Selorejo di Daerah Aliran Sungai Kali Konto
Abstract
Waduk adalah salah satu bangunan struktur kendali hidro- lika yang dibangun pada tempat-tempat tertentu disepanjang aliran sungai. Proses pengendapan yang terjadi di waduk, se- lanjutnya akan berpengaruh terhadap daya guna dan umur waduk, jika endapan yang terjadi melebihi endapan rencana.
Tujuan penelitian ini adalah menentukan laju erosi DAS Kali Konto dan laju sedimentasi Waduk Selorejo, menentukan umur waduk dengan menggunakan analisa sedimen deposit, menen- tukan usaha pengendalian erosi di DAS Kali Konto.
Dalam menentukan laju erosi tahunan dengan metoda USLE, diperlukan data curah hujan, hari hujan dan hujan maksimum untuk mengetahui faktor erosivitas hujan (R). Faktor erodibilitas tanah (K) dapat diperoleh melalui nomogram. Faktor kelerengan (LS) diperoleh dari peta topografi DAS Kali Konto.
Hasil analisa peta tersebut didapat kemiringan lereng, panjang lereng dan kerapatan drainase. Nilai faktor konservasi tanah (CP) diperoleh dari tabel. Pendugaan erosi dengan metoda USLE menggunakan rumus:
Peta hasil pengukuran dengan sonding dalam interval waktu tertentu dianalisis untuk menentukan luas penampang endapan sedimen. Pengukuran luas penampang endapan menggunakan metoda trapesium sederhana atau dengan pengukuran langsung mengguna- kan alat planimeter. Dari peta yang ada didapatkan juga jarak antar penampang, sehingga dalam interval waktu pengukuran ter- sebut akan diketahui volume endapan tahunan dalam waduk.
Dari hasil penelitian didapatkan besar erosi aktual yang terjadi di DAS Kali Konto adalah 4.143.770,32 m3/tahun atau 4.607.872,60 ton/tahun. Laju sedimentasi di Waduk Selorejo sebesar 245.848,230 m3/tahun atau 297.476,359 ton/tahun. Laju sebesar ini membuat umur waduk menjadi 24,43% dari yang direncanakan, yaitu dari 203 tahun yang direncanakan menjadi 49,6 tahun…dst
