Pengujian Karakteristik Lompatan Pada Saluran Miring Segiempat
Abstract
Feristiwa lompatan hidrolik merupakan peredaman energi aliran dari aliran yang mempunyai energi tinggi ke aliran yang energinya rendah. Lompatan hidrolik ini mempunyai beberapa macam tipe dimana masing-masing tipe memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Tujuan karakteristik segiempat ini dari pengujian lompatan hidrolik pada saluran miring adalah untuk melihat adanya pengaruh perubahan debit, kemiringan saluran, kekasaran saluran dan tinggi halangan. di ujung saluran terhadap : 1) panjang Lompatan, 2) waktu untuk mencapai ulakan yang stabil, 3) rasio energi aliran dan 4) ketinggian air subkritis.
Variabel persamaan Fi pengaruh yang diasumsikan dalam merancang Buckingham diuji secara statistik dengan metoda Yates. Dari hasil analisa statistik, variabel yang signifikan pengaruhnya disusun kembali pada persamaan Variabel yang Pi. dari persamaan Pi ini dapat menyatakan hubungan terjadi pada masing-masing variabel terhadap Karakteristik lompatan hidrolik.
Berdasarkan hasil pengujian statistik dapat dinyatakan bahwa variabel debit aliran (Q), tinggi halangan (t), kemiringan saluran dan kekasaran saluran (n) mempengaruhi karakteristik lompatan. Khusus untuk panjang lompatan, halangan tidak berpengaruh (tidak signifikan). Kekasaran saluran sangat mempengaruhi rasio energi terutama pada 1/F1.2 < 0.22. Semakin derasnya aliran menyebabkan posisi ulakan yang terjadi lebih dekat dengan pintu penghalang, tetapi pada yi/t < 0.14 akibat faktor kekasaran saluran. menjadi sebaliknya Semakin derasnya aliran Juga menyebabkan panjang lompatan lebih kecil (dan menjadi sebaliknya pada 1/F120.3), selain itu akan membuat tinggi air subkritis semakin besar. Tinggi halangan yang semakin besar akan menyebabkan bertambah besarnya tinggi air subkritis (sampai t/y1 = 3 pada saluran dengan lilin).
Dari hasil pengujian ini diperlukan adanya indikator khusus untuk mengetahui gaya gaya dorong hidrostatik dan Gaya Pf dari kekasaran secara kuantitatif yang lebih terperinci…
