Show simple item record

dc.contributor.advisorKooswardhono M
dc.contributor.advisorAmrullah, Ibnu Katsil
dc.contributor.authorZaini, Idris
dc.date.accessioned2024-03-27T02:02:41Z
dc.date.available2024-03-27T02:02:41Z
dc.date.issued1984
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/143763
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan faktor produksi dengan hasil produksi, mendapatkan gambaran produktivitas usaha peternakannya dan mempelajari tingkat pendapatan peternak. Faktor produksi yang diteliti pada penelitian ini adalah ransum starter, ransum finisher, biaya vaksin (obat-obatan) dan jumlah bibit/DOC ayam broiler sebagai (X), sedangkan hasil produksi adalah produksi daging broiler (Y). Data yang digunakan adalah data survey, didapat dari 27 peternak ayam broiler rakyat anggota KUD Bojongsari Kecamatan Sawangan Kabupaten Bogor. Penelitian ini dilakukan sejak tanggal 15 Mei 1983 sampai tanggal 25 Agustus 1983. Fungsi produksi yang digunakan untuk menganalisa hubungan faktor produksi dengan hasil produksi adalah fungsi "Cobb Douglas" yang kemudian ditranformasikan kedalam bentuk logaritma, sehingga menjadi model regresi linear berganda dan di duga dengan metode kuadrat terkecil. Pengolahan data menggunakan jasa komputer Departemen Statistik IPВ. Hasil penelitian menunjukkan nilai koefisien diterminasi sebesar 98,66 persen dengan persamaan penduganya, Y = 0,527024 x10,456801,611959 0,023959 0,007691 2 1 artinya 98,66 persen dari variasi produksi daging dapat dijelaskan oleh peubah-peubah ransum starten, ransum finisher, biaya obat (vaksin) dan jumlah DOC. Uji statistik memperlihatkan bahwa ransum starter dan ransum finisher memberikan pengaruh yang sangat nyata (P<0,01) terhadap produksi daging. Biaya vaksin (obat) memberikan pengaruh nyata (P<0,05), sedangkan jumlah bibit dan jumlah daging yang dikonsumsi tidak berpengaruh nyata (P>0,05). Dengan menggunakan rumus "La Grange Multipler" didapat kombinasi optimum ransum starter 1,0731 kg dan ransum finisher 1,5083 kg untuk menghasilkan bobot jual hidup per ekor 1,35 kg. Dengan harga jual Rp 1050 per kilogram peternak mendapatkan keuntungan untuk setiap ekor bobot jual hidup sebesar Rp 189,50. Kombinasi formula ransum ini menghemat biaya ransum sebesar Rp 9,88 ekor.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcAnalisa hubungan faktor produksi dengan hasil produksi dan pendapatan peternakan pada peternakan ayam broiler rakyat kud bojongsari kecamatan daerah tingkat II kabupaten bogorid
dc.titleAnalisa hubungan faktor produksi dengan hasil produksi dan pendapatan peternakan pada peternakan ayam broiler rakyat kud bojongsari kecamatan daerah tingkat II kabupaten bogorid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record