| dc.description.abstract | Pengolahan tanah merupakan proses penghancuran partikel tanah yang besar menjadi bagian-bagian yang kecil dengan pengolahan tanah diharapkan dapat memprbaiki pertumbuhan tanaman. ada tiga faktor yang mempengaruhi besarnya tahanan tarik dalam pengolahan tanah yaitu kondisi awal tanah, bentuk bajak serta cara kerja alat
Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan pengaruh kadar air terhadap besarnya tahanan tarik tanah melalui pendekatan analisis dimensi; menentukan hubungan antara besarnya tahanan tarik tanah dengan kadar air tanah, kohesi, sudut geser dalam serta densitas dengan menggunakan model bajak singkal pada "Soil Bin".
Parameter-parameter yang digunakan dalam persamaan pendugaan adalah D f (g,ν, α, α,φ,o,p,c,p,m,1), dimana = D tahanan tarik tanah (N); g percepatan grafitasi (m/s²); v kecepatan pembajakan (m/s); d = kedalaman olah (m); a = sudut olah bajak(°); ф sudut geser dalam(°); Θ = koefien gesekan logam dengan tanah; P densitas tanah (kg/m³); c = kohesi (kg/m²); p masa bajak (kg); 1 = lebar bajak (m). = panjang bajak (m); m Nilai-nilai 0, ф, с berubah-ubah sesuai dengan perubahan kadar air dengan hitungan analisis teori Pi Buchingham di dapat fungsi = ..dst | id |