Show simple item record

dc.contributor.advisorSukartaatmadja, Sukandi
dc.contributor.authorUlfanisvattin
dc.date.accessioned2024-03-18T05:34:10Z
dc.date.available2024-03-18T05:34:10Z
dc.date.issued1993
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/142112
dc.description.abstractMeningkatnya jumlah penduduk menyebabkan kebutuhan hidup juga meningkat, sedangkan penyediaan lahan sangat terbatas. Untuk itu perlu dilakukan pengelolaan lahan yang tepat dengan mempertimbangkan aspek kemampuan lahan untuk menyangga segala keperluan tersebut. Hal-hal yang berkaitan erat dalam masalah konservasi alam adalah meninjau tentang kondisi Daerah Aliran Sungai dan melakukan penelitian pada berbagai parameter yang menunjukkan kondisi Daerah Aliran Sungai tersebut. Mengingat penelitian Daerah Aliran Sungai pada umumnya berjangka panjang, mahal dan menuntut tingkat kompetensi teknik yang tinggi, maka dilakukan penyederhanaan dari sistem tersebut dengan menggunakan Model Neraca Air. Dengan demikian validitas model sangat menentukan ketelitian dalam eksperimen yang dilakukan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengkonversian lahan menyebabkan perubahan global besarnya neraca air karena perubahan tataguna lahan yang selanjutnya mempengaruhi besarnya debit sungai. Pada pengkonversian 10% hutan menjadi sawah, tegalan, perkebunan dan pemukiman ternyata meningkatkan debit sungai masing-masing 0.45%, 0.49%, 0.16% dan 0.37%. Pengonversian 10% sawah menjadi pemukiman menurunkan debit sungai 0.08%, pengkonversian 10% sawah menjadi tegalan meningkatkan debit sungai 0.04%...dstid
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titlePendugaan debit terhadap perubahan tataguna lahan pada serangkaian konservasi tanah dan air Sub Das Cisadane Huluid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record