Show simple item record

dc.contributor.advisorKumendong, John
dc.contributor.advisorSetyadjit
dc.contributor.authorSantoso, Kuat Teguh
dc.date.accessioned2024-03-18T03:09:09Z
dc.date.available2024-03-18T03:09:09Z
dc.date.issued1993
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/142064
dc.description.abstractProduk yang akan diamati terdiri dari pure 1, pure 2, dan nektar. Pure 1 dibuat dengan cara memblansir buah sirsak yang telah dibersihkan pada suhu 80-90°C selama 10 menit. Buah lalu dikupas dan diambil dagingnya. Daging buah kemudian dicampur air dengan perbandingan 1 bagian daging sirsak dan 3 bagian air, dan diblender. Untuk pure 2 pemblansiran dan pengupasan sama seperti pure 1. Daging buahnya kemudian dipulper. Hasil pulper ini dicampur air dengan perbandingan 1 : 3. Sedangkan untuk nektar, campuran daging buah dan air hasil pulper ditambahkan asam sitrat 0.1% hingga pH nya mencapai 3.5 dan ditambahkan gula hingga 16°Brix. Semua produk dikemas dalam botol/toples, disimpan, dan dianalisis. Alat yang digunakan untuk mengukur sifat reologi adalah Viskometer tipe Brookfield. 333-3730K (60-100°C) Pengukuran pada suhu dengan jarak antar level 10°. Pengamatan dilakukan pada waktu 0.5, 1, 2, 5, 10, 20, dan 30 menit dengan RPM 6, 12, 30, dan 60. nektar diukur dengan rotor nomor 2. nomor 2 sebesar 10.06 mm. Pure 1, pure 2 dan Diameter rotor Hasil penelitian menunjukkan adanya ketergantungan nilai kekentalan tampak pure dan nektar sirsak terhadap shear-rate. Semakin tinggi shear-rate semakin turun nilai kekentalan tampak, sehingga produk-produk olahan tersebut digolongkan dalam cairan pseudoplastik. Perilaku pseudoplastik menunjukkan pemisahan atau penyusunan ..dstid
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleMempelajari pengaruh perubahan suhu terhaadap sifaat pure dan nektar sirsakid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record