| dc.description.abstract | Kegiatan pembangunan sarana dan prasarana seperti gedung perkantoran, fasilitas olahraga, padang golf dan sektor pariwisata lainnya saat ini sedang gencar dilaksanakan di Indonesia. Setiap tahapan pembangunan tersebut selain dapat menimbulkan dampak positif juga dapat menimbulkan dampak negatif.
Tujuan dari penelitian ini adalah merancang bangunan hidrolik berupa reservoir, kolam resapan, saluran drainase dan outlet sebagai salah satu upaya pengelolaan lingkungan di Matoa National Golf and Country Club.
Pendekatan rancangan bangunan hidrolik didasarkan pada penentuan lokasi, perhitungan volume, perhitungan retention time, penentuan dimensi dan rancangan penampang saluran drainase. Faktor-faktor yang diperhatikan dalam rancangan ini adalah faktor lahan (topografi dan luas la- han), iklim, vegetasi, tanah dan sumber air.
Berdasarkan hasil interpretasi data-data yang dipero- leh, kapasitas infiltrasi pada kolam resapan 1 (daerah tangkapan A) adalah sebesar 2.9 mm/jam, pada kolam resapan 2 (daerah tangkapan B) sebesar 1.6 mm/jam dan pada kolam resapan 3 (daerah tangkapan C) sebesar 2.7 mm/jam. Kon- duktivitas hidrolika di fairway 10 adalah 0.67 m/hari se- dangkan di fairway 11 sebesar 0.64 m/hari. ..dst | id |