View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Peremajaan karet dalam rangka alih teknologi di PPKR SRDP Unit Prabumulih Sumatera Selatan

      Thumbnail
      View/Open
      full text (7.132Mb)
      Date
      1988
      Author
      Kardoyo
      Argasasmita, Muchtar
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Karet merupakan salah satu komoditi penting bagi perekonomian Indonesia, terutama bagi penerimaan devisa dari sub sektor perkebunan, di samping itu menyangkut kehidupan banyak rakyat. Menurut Rajino (1978) eksport karet alam Indonesia adalah nomor tiga setelah minyak dan kayu. Pemerintah merencanakan pada akhir repelita IV, nilai devisa untuk komoditi perkebunan akan mencapai US $ 5.5 milyar yang sebagian besar dari karet alam. Di pasaran karet alam internasional, sebelum tahun 1957 Indonesia merupakan produsen utama tetapi setelah tahun 1957 posisi Indonesia digeser oleh Malysia dan berada di urutan kedua. Peranan Indonesia di pasaran karet alam dunia menurun disebabkan oleh tingkat produktivitas yang rendah terutama bila dibandingkan dengan Malaysia. Luas areal tanaman karet kurang lebih 2.65 juta hektar, 80.50 persen diantaranya merupakan perkebunan karet rakyat, dengan rata-rata produksi berkisar antara 350 sampai 400 kg per hektar per tahun. Produksi tersebut masih jauh bila dibandingkan dengan rata-rata produksi perkebunan besar, yaitu sebesar 720 kg karet kering per hektar. Keterbatasan modal dan ketrampilan petani yang kurang dalam mengelola kebunnya merupakan penyebab utama rendahnya produksi tersebut (BPP Sembawa, 1983). Menurut Iskandar (1983) produksi yang rendah disebabkan oleh peremajaan yang terlambat, sebagian tanaman sudah tua dan bukan klon unggul.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/141569
      Collections
      • UT - Agronomy and Horticulture [7621]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository