| dc.description.abstract | Makanan merupakan faktor yang menunjang dalam pengembangan populasi ternak. Saat ini masih terdapat berbagai hambatan dalam usaha pemenuhannya diantaranya adalah persaingan bahan makanan dengan manusia, harga yang tinggi, lahan yang makin berkurang, dan kesulitan dalam mendapatkan pakan secara berkesinambungan terutama di musim kemarau Usaha yang dapat dilakukan dalam mengatasi masalah tersebut adalah pemanfaatan limbah industri, misalnya kulit buah kakao dan pengawetan dalam bentuk basah (silase). Limbah kakao merupakan bahan makanan in konvensional yang mempunyai serat kasar yang tinggi dan protein yang rendah. Untuk meningkatkan nilai gizinya ditambahkan urea dan tetes.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas silase kulit buah kakao yang diberi urea dipandang dari sudut fermentabilitas in vitro. dan tetes
Rancangan Percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Kelompok pola Faktorial 3 X 3 dengan 3 kelompok sebagai ulangan. Faktor pertama adalah 3 macam silase, yaitu kulit buah kakao 100% (A1), kulit buah kakao + 1% urea (A2), dan kulit buah kakao + 1% urea + 6% tetes (A3), dan faktor kedua adalah 3 lama penyimpanan, yaitu 1 minggu (B₁), 2 minggu (B2), dan 3 minggu (B3). Parameter yang diukur meliputi KCBK, KCBO, VFA, NH3, analisa proksimat. dan
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan urea dan tetes dengan beberapa lama penyimpanan secara sangat nyata (P<0.01) meningkatkan KCBK dengan nilai rataan masing-masing A3B1 (37.5%), A3B2 (35.5%),A3B3 (26.6%) dan meningkatkan KCBO yang sangat nyata (P < 0.01) dengan nilai rataan masing-masing A3B1 (28.30%), A3B2 (24.38%), A3B3 (21.61%) serta VFA yang nyata (P<0.01) dengan nilai rataan masing-masing A3B₁ (273.3 mM), A3B2 (253.3 mM) 1 dan A3B3 (166.7 mM). Untuk NH3 penambahan 1% urea + 6% tetes secara sangat nyata (P<0.01) meningkat yaitu sebesar (6.072 mM). Kualitas silase kulit buah kakao yang paling baik adalah silase kulit buah kakao + 1% urea + 6% dengan lama penyimpanan 1 minggu. Kualitas silase menurun apabila disimpan dalam waktu yang lama. tetes akan ..dst | id |