| dc.description.abstract | Peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan penduduk Indonesia telah membawa perubahan gaya hidup dan peningkatan kebutuhan. Salah satu diantaranya adalah keperluan akan adanya sarana lapangan golf yang dapat digunakan sebagai sarana olahraga dan rekreasi. Hal ini mendorong pesatnya pembangunan lapangan golf yang perlu diwaspadai keberadaannya, terutama menyangkut perubahan tatanan lingkungan yang mengarah kepada dampak negatif.
Tujuan dari penelitian masalah khusus ini adalah untuk menelaah dampak pembangunan lapangan golf ditinjau dari aspek konservasi tanah dan air, serta merumuskan upaya penanggulangan dampak negatif yang mungkin terjadi dengan adanya pembangunan lapangan golf, termasuk diantaranya adalah pembuatan bangunan hidrolik.
Parameter yang diperhatikan dalam analisis dampak, perancangan bangunan
hidrolik, dan perumusan upaya konservasi lainnya adalah sifat fisik tanah, infiltrasi,
evapotranspirasi, koefisien limpasan, erosivitas, erodibilitas, dan curah hujan.
Berdasarkan hasil interpretasi data yang diperoleh, nilai kapasitas infiltrasi di daerah proyek berkisar antara 2.00 mm/jam hingga 17.00 mm/jam. Nilai evapotranspirasi acuan untuk daerah proyek berkisar antara 1.80 mm/hari hingga 2.50... | id |