Show simple item record

dc.contributor.advisorSoedodo H.
dc.contributor.advisorIlyas, Moch. Arief
dc.contributor.authorWidayanti, Atiek Noer
dc.date.accessioned2024-02-26T04:17:24Z
dc.date.available2024-02-26T04:17:24Z
dc.date.issued1999
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/139929
dc.description.abstractadalah 19,5 m³/dt; 1.529 m³/dt (Keduang), 0,8 m³/dt; 30,07 m³/dt (Alang), 0,6 m³/dt; 60,6 m³/dt(Temon) dan 0,7 m³/dt; 21,7 m³/dt (Wuryantoro), sehingga debit inflow sebesar 1.315,9 juta m³/tahun. Dari data konsentrasi sedimen dan persamaan Qs = 0,0864 Qi C maka akan diketahui debit sedimen sungai. Pasangan nilai debit aliran (m³/dt) dan Qs (ton/tahun) sebagai input program regresi pangkat (Lsquare Program) akan menghasilkan persamaan lengkung aliran sedimen yaitu Qs 167,73 Qw¹.16 1,16 (Keduang), Qs = 92,37 Qw¹.21 (Temon), Qs = 286,18 Qw¹¹7 (Alang), Qs = 149,83 Qw¹.18 (Wuryantoro). Angkutan sedimen suspensi tahunan didapat dengan mengkombinasikan lengkung durasi aliran dan lengkung aliran sedimen sehingga menghasilkan Sub DAS Keduang 1.971.932,65 ton/tahun, Temon 103.697,23 ton/tahun dan Wuryantoro = 26.991,71 ton/tahun, Alang 41.224,41 ton/tahun. Dengan mengasumsikan laju sedimentasi tahunan besarnya secara linier sebanding dengan luas masing-masing DAS maka Sub DAS Tirtomoyo dan Bengawan Solo Hulu masing-masing menghasilkan 929.358,19 ton /tahun dan 902.082,57 ton/tahun, sehingga total angkutan sedimen suspensi tahuan Waduk Gajah Mungkur sebesar 3.975.286,75 ton/tahun. Dengan nilai kerapatan bongkah awal tahun sebesar 1.239,17 kg/m³, trap efficiency sebesar 0,98 %, flood contro pool sebesar 6% dan volum sedimen dasar 10% sehingga total sedimen tahunan yang mengendap di waduk sebesar 3.250.754,59 m³/tahun. = = Untuk perhitungan dari tahun 1991, kapasitas waduk telah berkurang sebesar 20,59 juta m³ yang dihasilkan dari data tahun 1981 1988 dengan laju sedimentasi sebesar 2,2 juta m³/tahun. Sedangkan dari data tahun 1991 1998 diperoleh laju sedimentasi sebesar 3,25 juta m³/tahun. Untuk perhitungan mulai tahun 1991 kapasitas dan luas awal waduk tiap elevasi telah berkurang yang diketahui dengan metode reduksi luas empirik (EARM) dengan cara trial and error atau program SWE-1. untuk 10 tahun operasi elevasi nol baru waduk pada posisi +115,2 m dan elevasi kantong lumpur akan penuh setelah beroperasi selama 121 tahun dan untuk...id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titlePrediksi laju sedimentasi dan distribusi pengendapan menggunakan "empirical area reduction method" pada waduk Gajah Mungkur Wonogiri Jawa Tengahid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record