Show simple item record

dc.contributor.advisorMoesa, Zulfikar
dc.contributor.advisorWardani, Dewi Ulfah
dc.contributor.authorRozana, Yulia
dc.date.accessioned2024-02-26T02:38:26Z
dc.date.available2024-02-26T02:38:26Z
dc.date.issued1998
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/139882
dc.description.abstractMengusahakan ternak sapi potong sebagai penunjang usahatani merupakan suatu cara untuk menambah penghasilan, disamping berfungsi sebagai sumber termak kerja pengolah lahan dan penghasil pupuk kandang. Penelitian ini bertujuan untuk; (1) Mengetahui tingkat penerimaan, pengeluaran dan pendapatan usahatani padi sawah dan usahaternak sapi potong, (2) Mengetahui sumbangan usahaternak sapi potong sebagai diversifikasi usahatani padi dan (3) Mengetahui tingkat kelayakan usahatani padi sawah, usahaternak sapi potong dan gabungan keduanya di lokasi penelitian. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Cibalong, Tasikmalaya pada Bulan Nopember-Desember 1997 dengan menggunakan data primer dan data sekunder. Penentuan sampel dengan metode acak sederhana (simple random sampling) sebanyak 39 unit sampel, keseluruhan sampel memiliki mata pencaharian utama sebagai petani padi dan memelihara ternak. Data dianalisis secara statistik deskriptif yang menyangkut nilai rata-rata dan persentase. Analisis data secara keseluruhan, baik untuk usahatani padi dan usahaternak sapi potong, untuk menilai ukuran pendapatan dan keuntungan masing- masing serta melihat proporsi (share) pendapatan total usahaternak terhadap pendapatan total usahatani padi dan melihat rasio penerimaan dan pengeluaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata penerimaan total yang diterima per petani per tahun untuk usahatani padi adalah Rp 531.229 dan 80,54% diantaranya dikonsumsi sendiri (65,51% padi oleh keluarga responden dan 15,03% jerami oleh ternak yang dipeliharanya). Rata-rata biaya produksi yang dikeluarkan per petani per tahun sebesar Rp 180.391,71. Pengeluaran tunai dan inventaris masing-masing sebesar 93,41 % dan 6,59 % dari total biaya produksi. Bila petani hanya mengusahakan padi saja, diperkirakan mereka tidak dapat mencukupi kehidupannya dan keluarganya karena rata-rata pendapatan total responden relatif kecil yaitu sekitar Rp 350.837,29 per tahun dengan pendapatan tunai Rp -65.115,25. Pendapatan tunai ini menyimpulkan bahwa rata-rata responden menanam padi ditujukan untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarganya, sehingga mereka menempatkan bertani padi sebagai sumber mata pencahariannya. ...id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcAgricultural Economicsid
dc.subject.ddcCattleid
dc.titleUsaha ternak sapi potong sebagai diversifikasi usahatani untuk menambah pendapatan petani padi sawah di Kecamatan Cibalong, Tasikmalaya Jawa Baratid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordAnimal Husbandryid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record