Show simple item record

dc.contributor.advisorMoesa, Zulfikar
dc.contributor.advisorRukadi, Sumono
dc.contributor.authorTresia, Yulia
dc.date.accessioned2024-02-26T02:12:00Z
dc.date.available2024-02-26T02:12:00Z
dc.date.issued1994
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/139865
dc.description.abstractKekayaan Indonesia yang dapat memberikan keuntungan jika dikelola dengan baik masih banyak yang belum diketahui, salah satunya adalah dunia burung, dari sekian banyak jenis burung tersebut salah satunya adalah burung walet. Bagian yang dapat diambil dari burung walet ini adalah sarangnya. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Haurgeulis, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat selama 2 bulan (April-Mei 1994). Tujuan penelitian ini untuk melihat tingkat pendapatan usaha sarang burung tahun 1993 di daerah penelitian, menghitung pendapatan tunai tahun 1993 di daerah penelitian, menghitung IOR, dan menghitung tingkat efisiensi penggunaan modal, tenaga kerja dan makanan walet terhadap pendapatan yang diperoleh tahun 1993. Data yang digunakan berupa data primer, yaitu wawancara langsung dengan para pengusaha burung walet dan data sekunder yang diperoleh dari data statistik Kecamatan Haurgeulis. Kecamatan Haurgeulis merupakan daerah yang cocok bagi perkembangan usaha pengumpulan sarang burung walet, karena Kecamatan Haurgeulis letaknya dekat dengan pantai, hutan dan sawah. Permasalahan yang sering dihadapi oleh pengusaha sarang burung walet adalah binatang pengganggu (100%) selain itu permasalahan lain adalah pencuri sarang (60%), pajak yang tinggi (20%), penjualan hasil (6,67%), iklim (3,33%), makanan walet (3,33%) dan tidak ada pekerja terampil (3,33%). Besar kecilnya pendapatan yang diperoleh dari usaha sarang burung walet tergantung dari lamanya gedung walet didirikan. Semakin lama umur gedung walet didirikan, produksinya semakin meningkat. Panen dilakukan tiga periode selama setahun yaitu pada Bulan Maret, Juli dan Desember. Rata-rata penerimaan, pengeluaran dan pendapatan usaha pengumpulan sarang burung walet di Kecamatan Haurgeulis tahun 1993 adalah masing-masing sebesar Rp 48.494.033,00, Rp 9.619.515,625 dan Rp 37.602.245,00. Rata-rata penerimaan tunai, pengeluaran tunai dan pendapatan tunai usaha pengumpulan sarang burung walet adalah masing-masing sebesar Rp 48.494.033,00, Rp 3.824.703,125 dan Rp 44.669.329,88. IOR (Input Output Ratio) yang didapat adalah sebesar 5,041. Efisiensi penggunaan modal, tenaga kerja dan makanan walet adalah masing-masing sebesar 0,516, 0,07, 0,003.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcAgricultural Economicsid
dc.subject.ddcIncome Analysisid
dc.titleAnalisis pendapatan usaha pemeliharaan burung walet di Kecamatan Haurgeulis, Kabupaten Indramayu Jawa Baratid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordAnimal Husbandryid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record