Show simple item record

dc.contributor.advisorAsngari, Pang S.
dc.contributor.advisorRiyanto, Sutisna
dc.contributor.authorWidiyanti, Yanti
dc.date.accessioned2024-02-26T02:02:26Z
dc.date.available2024-02-26T02:02:26Z
dc.date.issued1999
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/139860
dc.description.abstractKabupaten Bogor merupakan salah satu daerah di Jawa Barat yang cukup potensial untuk pengembangan usaha ternak domba, khususnya di daerah pedesaan. Usaha pengembangan ternak domba sebagai proses komunikasi yang terjadi pada masyarakat pedesaan melalui penyuluhan dan pembinaan oleh instansi terkait. Proses komunikasi penyuluhan terutama diarahkan kepada pengembangan pola tindakan peternak dalam menerapkan Sapta Usaha Peternakan (SUP). Upaya pengembangan peternak ini tidak hanya ditentukan oleh pemerintah dan penyuluh sebagai sumber dan saluran informasi tetapi juga peternak sebagai pengguna, terutama perilaku komunikasi peternak. Perilaku komunikasi peternak penting karena menunjukkan aktivitas perolehan informasi peternak dari berbagai sumber yang tersedia, baik melalui saluran interpersonal maupun media massa. Secara lebih spesifik, perilaku komunikasi peternak menunjukkan aktivitas mencari dan menerima, menyebarkan informasi dan keterdedahan peternak terhadap media massa. Perilaku komunikasi ini bersifat spesifik secara individual akan bervariasi antar peternak karena terkait dengan berbagai faktor spesifik dalam individu peternak dan masyarakat serta lingkungannya. Olehkarena itu, penelitian tentang perilaku komunikasi perlu disertai penelusuran terhadap keterkaitan berbagai faktor tersebut. Sehubungan dengan hal itu, penelitian bertujuan untuk mendiskripsikan: (a) karakteristik sosial ekonomi peternak, (b) perilaku komunikasi peternak, dan (c) hubungan antara karakteristik sosial ekonomi dengan perilaku komunikasi peternak terhadap informasi SUP. Penelitian dilakukan pada bulan Februari 1999 di Desa Tamansari, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, Propinsi Jawa Barat. Populasi penelitian adalah para peternak domba yang ada di Desa Tamansari sebanyak 253 peternak. Sampelnya diambil secara "purpossive" sebanyak 25 orang peternak dari kampung/desa yang terpadat populasi beternaknya. Penelitian ini mengumpulkan data primer menggunakan kuisioner dan data sekunder yang diperoleh dari kantor desa, kecamatan, kelompok peternak dan Dinas Peternakan Kabupaten Bogor. ....id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcAgricultural Economicsid
dc.subject.ddcCommunication Behaviourid
dc.titlePerilaku komunikasi peternak domba tentang Sapta Usaha Peternakan : Kasus di Desa Tamaansaaari, Kecamatan Ciomas Kabupaten Bogor, Propinsi Jawa Baratid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordAnimal Husbandryid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record